Kronologi Penangkapan Harun Yahya, Daftar Kasus Hingga Dihukum 1.075 Tahun Penjara

Adnan Oktar alias Adnan Hoca atau yang lebih dikenal dengan Harun Yahya merupakan seorang penulis dan kreasionis Islam asal Turki.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Mona Kriesdinar
dok.ist/harun-yahya.com
Adnan Oktar alias Harun Yahya 

Akhirnya Oktar ditangkap di rumahnya yang berada di Istanbul tepatnya di kawasan Cengelkoy.

Rupanya ini bukan kali pertama organisasi yang dijalankan oleh Oktar berurusan dengan pihak berwajib.

Sebelumnya pada tahun 1999, ia pernah ditahan karena telah melakukan intimidasi dan juga mendirikan sebuah organiasi. Akan tetapi kasus ini tiba-tiba dihentikan tanpa alasan yang jelas.

Adnan Oktar alias Harun Yahya
Adnan Oktar alias Harun Yahya (Mail Online)

Siapa Sebenarnya Adnan Oktar atau Harun Yahya?

Adnan Oktar adalah seorang pendakwah dan penulis buku reliji asal Turki.

Adnan Oktar lahir di Ankara, Turki, pada 02 Februari 1956 dan merupukan saudara kandung dari Kenan Oktar.

Ia lahir dari pasangan Mediha Oktar dan Yusuf Oktar Arslan.

Ia dibesarkan di Ankara hingga lulus SMA. Dari situ lah Oktar banyak mempelajari karya-karya Said Nursi, yakni seorang cendekiawan Muslim Kurdi yang menulis Risale-i Nur.

Risale-i Nur merupakan sebuah ulasan Qur'ani yang meliputi ideologi keagamaan dan politik yang komprehensif.

Selanjutnya Oktar mengenyam pendidikan di Universitas Seni Rupa Murni Mimar Sinan, Universitas Istanbul.

Selama di bangku kuliah inilah pemikiran seorang Harun Yahya ditempa. Dia dikenal sebagai penceramah ulung berkat keikutsertaannya dalam berbagai pengajian.

Dari situlah Oktar membentuk suatu perkumpulan di mana ia akan berceramah soal penolakan terhadap Marxisme, komunisme, dan filsafat.

Salah satu penentangannya yaitu mengenai teori evolusi Darwin yang menurutnya hanya mengajak orang menjadi ateis, sebuah teori perpaduan mistisisme dan retorika sains.

Sejak saat itu ia mulai menjadi pendakwah dan juga menulis buku.

Dari tahun ke tahun ia makin dikenal karena pencapaiannya sangat baik.

Sampai pada tahun 2010, Adnan Oktar terpilih sebagai satu dari lima puluh orang teratas dari 500 Muslim Paling Berpengaruh di dunia oleh Royal Islamic Strategic Studies Centre of Jordan atas kontribusinya dalam penyebaran kreasionisme dalam konteks Islam, serta banyak terbitan lainnya yang tersebar luas yang berkaitan dengan topik-topik Islam.

(MG_AYU ANDIRA)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved