Arsa Wastu Angkat Pesan Reflektif dalam Single ‘Menjadi Baik’

Perjalanan Arsa Wastu di jalur musik akustik terus berlanjut lewat karya terbaru mereka. 

Tayang:
Penulis: Santo Ari | Editor: Joko Widiyarso
Tribun Jogja/IST
SINGLE BARU - Perjalanan Arsa Wastu kembali merilis single baru berjudul ‘Menjadi Baik’. 

 


TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Perjalanan Arsa Wastu di jalur musik akustik terus berlanjut lewat karya terbaru mereka. 

Unit pop akustik asal Sleman yang terbentuk pada akhir 2019 itu kembali merilis single baru berjudul ‘Menjadi Baik’, setelah sebelumnya memperkenalkan album ‘Sementara, Itu Saja’ pada November 2024 lalu.

Single tersebut menjadi semacam penanda fase baru bagi Arsa Wastu. Tidak hanya sebagai karya lanjutan setelah album mereka, lagu ini juga menjadi harapan agar perjalanan bermusik mereka bisa terus berkembang, semakin produktif, dan semakin matang pada tahun-tahun mendatang.

Secara musikal, Arsa Wastu masih mempertahankan identitas mereka lewat balutan pop akustik yang ringan dan santai.

Petikan gitar yang lembut dipadukan dengan permainan perkusi ringan membuat lagu ini terasa hangat sejak bagian awal.

Nuansanya mengingatkan pada lagu-lagu pop optimistis yang dekat dengan keseharian, menghadirkan suasana teduh sekaligus menenangkan bagi pendengarnya.

Di balik aransemen yang sederhana, ‘Menjadi Baik’ membawa pesan reflektif tentang kehidupan sosial dan cara manusia memandang kebaikan.

Lagu ini berbicara mengenai upaya seseorang untuk terus bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik, meski pada kenyataannya penilaian setiap orang tidak selalu sama.

Arsa Wastu mencoba menggambarkan bahwa menjadi baik bukan sekadar perkara ucapan atau perilaku yang terlihat di permukaan.

Dalam kehidupan sehari-hari, baik dan buruk kerap bergantung pada sudut pandang masing-masing orang.

Karena itu, mereka mengajak pendengar untuk tidak terlalu larut dalam anggapan negatif dari luar dan tetap menjalani hidup dengan optimistis.

Vokalis Je Arif menegaskan pesan tersebut lewat salah satu penggalan lirik dalam lagu

“Menjadi baik, tak sekadar laku dan ucapan. Terkadang beda pandang, baik buruk hanya soal anggapan,” ujarnya.

Manusia tidak pernah sempurna

Melalui lagu ini, Arsa Wastu juga menyampaikan bahwa manusia pada dasarnya tidak pernah benar-benar sempurna. 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved