Bemandry Hadirkan Romansa Hangat Lewat Single Meja Dekat Jendela

Setelah merilis sejumlah single dalam beberapa bulan terakhir, Bemandry kembali memperkenalkan karya anyar berjudul ‘Meja Dekat Jendela’.

Tayang:
Penulis: Santo Ari | Editor: Joko Widiyarso
Tribun Jogja/IST
SINGLE BARU - Bemandry kembali memperkenalkan karya anyar berjudul ‘Meja Dekat Jendela’. 

Ringkasan Berita:
  • Perjalanan menuju album terbaru terus dipersiapkan oleh Bemandry.
  • Setelah merilis sejumlah single dalam beberapa bulan terakhir, Bemandry kembali memperkenalkan karya anyar berjudul ‘Meja Dekat Jendela’.
  • Single itu resmi dirilis pada Rabu, 20 Mei 2026 dan telah tersedia di berbagai platform digital streaming. Lagu ini menjadi salah satu bagian penting menuju album terbaru Bemandry yang saat ini tengah dipersiapkan.

 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Perjalanan menuju album terbaru terus dipersiapkan oleh Bemandry.

Setelah merilis sejumlah single dalam beberapa bulan terakhir, mulai dari ‘Memiliki, Dimiliki’ pada September 2025, ‘Latar Biru’ pada Desember 2025, hingga ‘Ku Kira?’ pada Maret 2026, Bemandry kembali memperkenalkan karya anyar berjudul ‘Meja Dekat Jendela’.

Single tersebut resmi dirilis pada Rabu, 20 Mei 2026 dan telah tersedia di berbagai platform digital streaming.

Lagu ini menjadi salah satu bagian penting menuju album terbaru Bemandry yang saat ini tengah dipersiapkan.

Berbeda dengan lagu percintaan yang sering menyoroti konflik besar atau perpisahan dramatis, ‘Meja Dekat Jendela’ justru berbicara tentang hal-hal kecil yang kerap hadir dalam keseharian pasangan.

Lagu ini menggambarkan bagaimana hubungan bisa tetap terjaga lewat perhatian sederhana yang dilakukan setiap hari.

Mulai dari memandangi malam dari balik jendela, saling melempar obrolan ringan, menanyakan kabar meski sudah mengetahui jawabannya, hingga pertengkaran kecil menentukan menu makan malam, seluruh momen itu digambarkan sebagai bagian penting yang perlahan menjadi perekat hubungan.

Lagu ‘Meja Dekat Jendela’ ditulis secara kolaboratif oleh Ricky Ramadhan, Muhamad Rijaldi, Bintang Bayu, dan Charly Septiana Perkasa.

Melalui lagu ini, mereka mencoba mengangkat sudut pandang bahwa hubungan yang bertahan lama tidak selalu dibangun dari pencapaian besar, melainkan dari kesadaran untuk menghargai detail-detail kecil dalam kehidupan sehari-hari.

Bemandry menilai banyak pasangan justru terlalu fokus pada hal-hal besar yang hilang atau belum berhasil dicapai bersama.

Padahal, menurutnya, perhatian terhadap momen kecil dan kemampuan untuk saling memaafkan setiap hari menjadi salah satu kunci agar hubungan bisa berjalan lebih lama.

“Terkadang kebanyakan orang yang mengakhiri kisah cintanya itu terlalu fokus melihat hal-hal besar yang hilang atau yang belum mampu dicapai berdua. Padahal hal-hal kecil yang terjadi dalam hubungan percintaan justru merupakan sesuatu yang amat sangat penting untuk disadari,” tutur Bemandry.

Awalnya bukan untuk Bemandry

Sementara itu, Ricky Ramadhan yang juga menjadi salah satu produser di RAW 46 menyebut setiap pasangan pada dasarnya merupakan dua orang asing yang dipertemukan untuk berjalan bersama.

Karena itu, memahami kebiasaan, hal yang disukai, maupun hal yang tidak disukai pasangan menjadi proses penting dalam menjaga hubungan.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved