Breaking News:

Kabupaten Kulon Progo

Diduga Minum Obat Penyubur Tanah, Seorang Pria di Kulon Progo Ditemukan Tewas di Perkebunan

Seorang pria asal Dusun Dhisil, Kalurahan Salamrejo, Kapanewon Sentolo ditemukan tewas di perkebunan dusun setempat pada Sabtu (9/1/2021).

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Evakuasi jasad korban oleh petugas di perkebunan yang berada di Dusun Dhisil, Kalurahan Salamrejo, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Seorang pria asal Dusun Dhisil, Kalurahan Salamrejo, Kapanewon Sentolo ditemukan tewas di perkebunan dusun setempat pada Sabtu (9/1/2021) pukul 11.00 WIB. 

Diduga pria tersebut tewas setelah menenggak obat penyubur tanah.

"Jasad korban Paingin (51) ini pertama kali ditemukan oleh adiknya sendiri yakni Paeran (65). Saat itu dia mencari kakaknya yang tak kunjung pulang sejak pagi untuk mencari rumput," kata Kepala Sub Bagian Humas Polres Kulon Progo, Iptu I Nengah Jeffry, Minggu (10/1/2021). 

Baca juga: BREAKING NEWS : Seorang Perempuan Paruh Baya Tewas Setelah Jadi Korban Tabrak Lari di Kulon Progo

Ia menjelaskan peristiwa itu bermula ketika korban di hari yang sama pukul 08.00 WIB berpamitan kepada anaknya untuk mencari rumput di perkebunan yang berada di dusun setempat. 

Namun hingga pukul 11.00 WIB korban tak kunjung pulang. 

Mengetahui hal itu, adik korban mencarinya di sekitar rumah hingga akhirnya menemukan korban tergeletak di perkebunan yang tidak jauh dari rumahnya dalam kondisi meninggal dunia. 

Selanjutnya adik korban melaporkan kejadian tersebut ke pihak yang berwajib. 

Adapun pada saat dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama TIM Inafis Polres Kulon Progo dan Petugas PMI, kondisi korban dalam keadaan terlentang dengan mulut mengeluarkan busa. 

Baca juga: Terciduk Sebagai Penyedia Jasa PSK, Pria Asal Kulon Progo Diamankan oleh Jajaran Polsek Wates 

Selain itu juga ditemukan sebilah sabit dan obat pupuk yang diduga sejenis korater atau obat penyubur tanah di samping tubuh korban ditemukan. 

"Korban ini sebelumnya sempat depresi berat karena dirundung masalah keluarga dan pernah berkali-kali mengucap akan bunuh diri," terang Jeffry. 

Terlebih pada tubuh korban juga tidak ditemukan luka atau tanda penganiayaan. 

Selanjutnya, jasad korban dibawa oleh petugas ke RSUD Wates untuk dilakukan visum. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved