Potensi Erupsi Gunung Merapi

UPDATE Gunung Merapi, Panewu Cangkringan Sebut Saat Ini Jumlah Pengungsi Capai Jumlah Terbanyak

Peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Merapi ternyata berdampak pada jumlah pengungsi di Balai Desa Glagaharjo, Cangkringan.

Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Kurniatul Hidayah
twitter BPPTKG
Kondisi Gunung Merapi pada Selasa 5 Januari 2021. Terpantau adanya guguran lava pijar yang mengarah ke barat daya. 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Sejak status Gunung Merapi Siaga pada 5 November 2020 lalu, aktivitas vulkanik masih tinggi.

Peningkatan aktivitas terpantau pada 22 Desember 2020 dari data kegempaan dan deformasi. 

Tak hanya itu, peningkatan aktivitas juga ditandai dengan pendaran cahaya yang terekam CCTV BPPTKG pada Senin (01/04/2021) lalu.

Terjadi guguran lava pijar pada Selasa (02/04/2021) pukul 18.47, 19.11, 22.37, dan 23.00.

Baca juga: UPDATE Gunung Merapi, Pengungsi di Balai Desa Glagaharjo Sleman Bertambah Menjadi 328 Orang

Baca juga: Poin-poin Penting dalam Penerapan PSBB Jawa dan Bali Mulai 11-25 Januari 2021

Peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Merapi ternyata berdampak pada jumlah pengungsi di Balai Desa Glagaharjo, Cangkringan.

Panewu Cangkringan, Suparmono mengatakan warga Kalitengah Lor yang mengungsi bertambah menjadi 328.

Terdiri dari 16 bayi, 5 balita, 62 anak-anak, 140 dewasa, 71 lansia, 3 ibu hamil, 16 ibu menyusui, dan disabilitas 15.

"Sementara ini masih warga Kalitengah Lor yang mengungsi. Belum ada dari warga Padukuhan lain. Jumlah pengungsi saat ini adalah jumlah terbanyak selama ini," katanya, Rabu (06/01/2021).

Ia melanjutkan menurut Standar Operasional Prosedur (SOP), warga yang diwajibkan mengungsi dalam status Siaga adalah kelompok rentan.

Kelompok rentan meliputi lansia, anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan disabilitas.

Namun tidak dapat dipungkiri bahwa warga yang bukan kelompok rentan juga turut mengungsi. 

Menurut Suparmono, sudah ada rapat antara Kalurahan dengan warga Kalitengah Lor.

Dalam rapat tersebut disepakati warga yang bukan kelompok rentan diperbolehkan mengungsi. 

Baca juga: Inilah Isi Aturan Terbaru Pembatasan Kegiatan Masyarakat di Jawa dan Bali 11-25 Januari 2021

Baca juga: Tribunnews.com Raih Predikat Media Online Terbaik Adam Malik Awards 2021

"Sesuai SOP hanya kelompok rentan yang mengungsi, tetapi hasil kesepakatan kalau malam yang non rentan boleh di pengungsian, supaya semua aman," lanjutnya.

Dengan adanya peningkatan aktivitas Merapi, ia memprediksi masih ada warga Kalitengah Lor yang akan mengungsi. Dengan demikian jumlah pengungsi akan meningkat. 

Terkait kondisi pengungsi, ia menyebut secara umum kondisi pengungsi sehat, termasuk para lansia. 

"Secara umum kondisinya baik, karena da tim kesehatan. Pendampingan dari tim kesehatan juga baik," tambahnya. (maw)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved