CPNS 2021

Alasan Pemerintah Tiadakan Formasi Guru di CPNS 2021 dan Pilih Rekrutmen PPPK, Ini Penjelasannya

Berikut ini adalah penjelasan mengapa pemerintah memilih untuk melakukan rekrutmen PPPK dan meniadakan formasi di CPNS 2021.

https://sscndata.bkn.go.id
ILUSTRASI - CPNS/PPPK 2021 

TRIBUNJOGJA.COM - Seperti sudah diketahui, pemerintah memutuskan untuk tidak membuka formasi guru di seleksi CPNS 2021 yang targetnya digelar pada April-Mei tahun ini.

Sebagai gantinya, pemerintah membuka rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Meski demikian, beberapa pihak mungkin menanyakan mengapa keputusan tersebut dipilih?

Penjelasan mengenai alasan tersebut terdapat dalam peparan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) yang terlampir di laman Direktorat Pendidikan Profesi dan Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, p3gtk.kemdikbud.go.id.

Dalam paparan tersebut tertulis, "Berdasarkan Data Pokok Pendidikan, Kemendikbud mengestimasi bahwa kebutuhan guru di sekolah negeri mencapai satu juta guru (di luar guru PNS yang saat ini mengajar)."

Selanjutnya, "Pembukaan seleksi untuk menjadi guru PPPK adalah upaya menyediakan kesempatan yang adil untuk guru-guru honorer yang kompeten agar mendapatkan penghasilan yang layak."

Ilustrasi
Ilustrasi (Instagram KemenpanRB)

Lalu, siapa saja yang bisa mendaftar untuk mendaftar PPPK?

Pertama adalah guru honorer di sekolah negeri dan swasta* yang terdaftar di Data Pokok Pendidikan;

Kedua, lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang saat ini tidak mengajar.

*Termasuk guru eks-Tenaga Honorer Kategori 2 yang belum pernah lulus seleksi menjadi PNS atau PPPK sebelumnya.

Selain itu, ada pula lima poin yang menunjukkan perbedaan antara rekrutmen PPPK 2021 dengan tahun-tahun sebelumnya.

Pada tahun sebelumnya:

Peserta mengikuti ujian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Surabaya, Selasa (22/9/2020). Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Surabaya menggelar ujian SKB yang diikuti 1.142 peserta CPNS dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat.
Peserta mengikuti ujian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Surabaya, Selasa (22/9/2020). Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Surabaya menggelar ujian SKB yang diikuti 1.142 peserta CPNS dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat. (AFP/JUNI KRISWANTO)

1. Formasi guru PPPK terbatas.

2. Setiap pendaftar diberi kesempatan mengikuti ujian seleksi sebanyak satu kali per tahun.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved