Breaking News:

Kota Magelang

Penetapan Paslon Terpilih Pilkada Kota Magelang Tunggu Putusan Permohonan Sengketa dari MK

Penetapan Paslon Terpilih Pilkada Kota Magelang Tunggu Putusan Permohonan Sengketa dari MK

TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Magelang menggelar rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara tingkat kota Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Magelang Tahun 2020, Selasa (15/12/2020) pagi ini. 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Magelang menunggu hasil keputusan dari Mahkamah Konstitusi (MK) soal permohonan sengketa atau perkara yang diajukan oleh salah satu pihak paslon pada Pilkada 2020 Kota Magelang. 

Jika permohonan diterima, KPU Kota Magelang akan lakukan persiapan.

Jika permohonan dibatalkan atau dismissal, KPU Kota Magelang akan menetapkan paslon terpilih lima hari setelah keputusan dari MK.

Keputusan pastinya dapat dilihat dalam Buku Register Perkara Konstitusi (BRPK) yang dikeluarkan MK.

Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kota Magelang, Bambang Sarwodiono, mengatakan, keputusan pasti dari MK terkait status permohonan perkara Pilkada 2020 Kota Magelang diterima atau dibatalkan akan diketahui pada tanggal 18 Januari 2021 mendatang.

"Nanti setelah ada dari MK, itu diregister atau tidak dalam BRPK. Sesuai jadwal tanggal 18 Januari 2021 akan keluar. Jadwalnya itu, muncul atau tidak. Kalau muncul maka diterima. kalau tak muncul, istilahnya MK, dismissal atau dibatalkan atau ditolak. Namun pastinya akan kita lihat nanti," ujarnya, Minggu (3/1/2020).

Bambang mengatakan, permohonan perkara pilkada yang diajukan oleh salah satu paslon pada Pilkada 2020 Kota Magelang sendiri tak mempermasalahkan hasil, tetapi proses pemungutan dan dugaan kecurangan dan money politic.

Sementara dari ambang batas selisih hasil antar kedua paslon telah melampaui dua persen sesuai yang disyaratkan.

Baca juga: Tunggu Putusan MK, KPU Gunungkidul Belum Tetapkan Paslon Terpilih

Baca juga: KPU Kota Magelang Tunggu MK Soal Permohonan Sengketa Hasil Pilkada Kota Magelang 2020

Berikut batas pengajuan, permohonan juga diajukan lewat dari batas pengajuan. Dua hal tersebut akan menjadi patokan buat MK.

"Karena melihat dari batas pengajuan, sudah lewat pengajuan. Dari ambang batas selisih jauh sekali. Dua itu yang akan menjadi patokan dari MK. Tapi pemohon tak mempermasalahkan hasil. Yang dimasalahkan adalah dugaan kecurangan. MK akan menilai apakah itu dilanjut atau tidak. Karena dari hasil selisih ambang jauh," ujarnya.

Semisal permohonan sengketa itu dibatalkan atau dismissal, maka KPU Kota Magelang akan melakukan penetapan pasangan calon terpilih Pilkada 2020 Kota Magelang, paling lambat lima hari sejak ada putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Penetapan nanti dilaksanakan dengan menggelar pleno dan mengundang kedua pihak paslon.

KPU Kota Magelang sendiri juga akan menyiapkan segala sesuatunya jika permohonan memang diterima dalam perkara pilkada oleh MK.

"Penetapannya menunggu lima hari sejak ditetapkan MK. Sejak ada putusan dari MK dilihat dari BRPK nanti," katanya.

"Harapannya, tak dilanjut. Kalau dilanjut, kita akan menyiapkan segala macam," tambah Bambang.(Tribunjogja/Rendika Ferri Kurniawan)

Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved