Imbauan Sri Sultan HB X untuk Warga DIY Sambut Tahun Baru : Laku Prihatin, Tetulung dan Tepo Seliro
Sri Sultan HB X mengimbau dan mengajak warga Daerah Istimewa Yogyakarta untuk melakukan laku prihatin dalam menyambut pergantian tahun 2021
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X, memberikan imbauan pada seluruh warga DIY dalam menyambut tahun baru 2021.
Sri Sultan HB X mengimbau dan mengajak warga Daerah Istimewa Yogyakarta untuk melakukan laku prihatin dalam menyambut pergantian tahun 2021.
Salah satunya adalah dengan tetap berada di rumah saja saat malam tahun baru.
Baca juga: Kawasan Malioboro Yogyakarta Tak Ditutup saat Malam Tahun Baru, Ini Skema Pembatasan yang Diterapkan
Baca juga: BREAKING NEWS : Kasus COVID-19 di DIY Terus Naik, Hari Ini Terjadi Penambahan 296 Kasus Positif
Sri Sultan mengajak warga DIY agar di penghujung tahun 2020 kali ini bersama-sama menjalankan laku prihatin dengan cara berefleksi di rumah, membatasi mobilitas, dengan tidak bepergian apabila tidak mendesak.
"Menyambut tahun baru 2021 ini saya Hamengku Buwono X selaku Gubernur DIY mengajak seluruh warga DIY untuk melakukan laku prihatin bersama-sama," kata Sri Sultan HB X, Kamis (30/12/2020).
Raja Kraton Yogyakarta itu juga mengajak agar warga DIY saling ngaruhke atau menerima serta tetulung atau saling menolong antar warga khususnya kepada mereka yang terdampak pandemi Covid-19.

Sri Sultan juga menegaskan agar bersama-sama saling tepo seliro rasa tenggang rasa, seraya memanjatkan doa dan pengharapan agar tahun 2021 menjadi tahun kebangkitan bersama menuju tatanan masyarakat yang damai dan sejahtera.
"Mari kita perkuat tepo seliro seraya memanjatkan doa dan pengharapan agar tahun 2021 menjadi tahun kebangkitan bagi kita bersama menuju tatanan masyarakat yang damai dan sejahtera," imbuh Sri Sultan HB X.
Harapan yang sama juga disampaikan oleh Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X.
Ia juga mengajak agar masyarakat menengok ke belakang sebagai proses pembejaran hidup.
Baca juga: Satpol PP Fokuskan Pengamanan Malam Tahun Baru di Kawasan Tugu-Malioboro-Titik Nol Yogyakarta
Baca juga: Pemkot Yogyakarta Pastikan Tidak Terapkan Penutupan Penuh Malioboro Saat Malam Tahun Baru
Satu di antaranya, Sri Paduka Paku Alam X mengatakan bahwa nikmat sehat dan kebersamaan dengan orang-orang tercinta adalah nikmat yang paling besar.
"Di penghujung tahun ini menengok ke belakang banyak yang bisa kita jadikan pelajaran. Salah satu di antaranya nikmat yang paling besar adalah kesehatan dan kebersamaan dengan orang-orang yang tercinta," katanya.
Paku Alam X juga mengimbau agar warga DIY dalam merayakan momen tahun baru dilakukan bersama keluarga dengan beraktivitas di rumah saja.

"Sembari melantunkan harapan agar tahun 2021 menjadi lebih baik, dan senantiasa mendapat berkah kesehatan dan kesejahteraan," tegas Sri Paduka.
Ia juga mengajak warga DIY untuk menjunjung tinggi tepo seliro dengan menjadi subjek dalam meminalisir penyebaran covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta.
( tribunjogja.com )