Breaking News:

Cuaca Ekstrem Akhir Tahun

BMKG: Waspada Potensi Cuaca Ekstrem di DI Yogyakarta 29-31 Desember 2020 

Kepala Stasiun Klimatologi Sleman Yogyakarta, Reni Kraningtyas mengatakan terdapat potensi terjadinya hujan sedang-lebat yang

dok.istimewa
Ilustrasi cuaca ekstrem BMKG 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kepala Stasiun Klimatologi Sleman Yogyakarta, Reni Kraningtyas mengatakan terdapat potensi terjadinya hujan sedang-lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di beberapa wilayah DIY pada 29-31 Desember 2020.

Wilayah-wilayah tersebut antara lain Kulon Progo (Samigaluh, Kalibawang), Sleman (Turi, Pakem, Cangkringan, Tempel), Bantul (Piyungan, Imogiri), dan Gunungkidul (Gedangsari, Ngawen, Patuk). 

Dengan adanya situasi potensi cuaca ekstrem ini, Reni mengungkapkan, BMKG DIY mengeluarkan beberapa imbauan pada masyarakat. 

Baca juga: Info Prakiraan Cuaca BMKG Yogyakarta Hari Ini, Rabu 30 Desember 2020

Baca juga: Prediksi Lonjakan Kasus Covid-19 Pascalibur Natal dan Tahun Baru, Ini Imbauan Menkes Budi Gunadi

Baca juga: Polisi Amankan 22 Remaja yang Kepergok Warga Sedang Melakukan Aksi Vandalisme di Samas Bantul

Di antaranya, waspada potensi genangan, banjir, maupun longsor bagi yang tinggal di wilayah berpotensi hujan lebat terutama di daerah rawan banjir dan longsor; waspada terhadap kemungkinan hujan disertai angin yang dapat menyebabkan pohon maupun baliho tumbang/roboh; agar tidak berlindung di bawah pohon jika hujan disertai kilat/petir.

"Bagi masyarakat yang hendak memeroleh informasi terkini, BMKG DIY membuka layanan informasi cuaca 24 jam, yaitu melalui call center 0274-2880151/52; follow @StaklimJogja," ujarnya melalui keterangan resminya. 

Reni menjelaskan, sirkulasi siklonik terpantau di perairan Barat Aceh, di Laut Natuna dan perairan Utara Papua Barat yang membentuk daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) memanjang di Aceh bagian Utara dan Barat, di Kalimantan Barat bagian Utara, dan dari Filipina bagian Selatan hingga Sulawesi Utara.

Baca juga: 4 Pasangan Terbaik di Drama Korea Tahun 2020 yang Bikin Penonton Baper, Siapa Favorit Anda?

Baca juga: Peringatan Dini BMKG Rabu 30 Desember 2020 Hari Ini, Waspadai Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Ini

Baca juga: Klasemen Liga Inggris Setelah MU Menang Chelsea Hilang dari Lima Besar

Sirkulasi siklonik lainnya terpantau di Australia bagian utara yang membentuk konvergensi memanjang di NTT bag Timur.

Kondisi ini dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi tersebut. 

"Daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) terpantau memanjang di Sumatera Barat, di Riau, dari Bengkulu hingga Lampung, dari perairan Selatan Jawa Barat hingga Laut Jawa yang dapat mengakibatkan terbentuknya daerah perlambatan dan pertemuan angin serta berpotensi terjadi hujan sedang-lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di wilayah DI Yogyakarta," bebernya. (uti) 

Penulis: Maruti Asmaul Husna
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved