Cerita Mereka yang Berhasil Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19

Pandemi covid-19 memang memukul berbagai sendi kehidupan. Tapi ada pula yang berhasil bertahan dengan berbagai inovasi yang mereka lakukan

Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM | Mona Kriesdinar
Edi Santoso pemilik brand SIJI 

"Dijualnya ada yang Rp 5 ribuan," tambah warga Sendangadi, Mlati, Sleman ini.

Tak hanya itu, ia pun menambah produk yang ternyata tren di era pandemi, yakni produk rempah-rempah yang berkhasiat untuk meningkatkan imunitas. Di Yogyakarta, minuman ini dikenal dengan istilah Wedhang Uwuh. Sebuah minuman tradisional dengan berbagai macam rempah di dalamnya. Kemudian, produk ini dikemas dengan wadah yang higienis dan menarik sehingga membuat produk itu kian menawan dan tentu saja terjamin keamananya.

"Memang berat, tapi saya pun optimis nanti di tahun 2021 situasinya akan membaik. Yang penting terus berjuang dan terus berinovasi," tandasnya.

Purnomo Lebarkan Sayap Merambah Pasar Luar Negeri

Aneka produk sambal dari UKM 'Dapur SIP'
Aneka produk sambal dari UKM 'Dapur SIP' (TRIBUNJOGJA.COM | Mona Kriesdinar)

Lain halnya dengan Purnomo, warga Wedomartani, Sleman yang merupakan pemilik brand Dapur SIP. Purnomo tak begitu merasakan dampak dari pandemi secara signifikan. Ini terjadi lantaran produknya termasuk salah satu bahan makanan yang diminati banyak orang. Yakni produk aneka macam sambal, dari mulai sambal ikan pari, sambil ikan manyung, sambil cumi hingga sambal bawang.

"Ada penurunan tapi tidak begitu signifikan," katanya.

Selama ini, tambahnya, ia tak begitu mengambil pusing dengan situasi pandemi. Yang penting menurut dia tetap menerapkan protokol kesehatan, tetap waspada namun tidak mengendurkan semangatnya dalam mencari rezeki. Terbukti, bisnisnya selama ini terus berjalan. Bahkan di tahun 2021 mendatang, tepatnya bulan Februari ia siap dengan rencana besar untuk melebarkan sayap merambah pasar luar negeri.

Aneka produk sambal dari UKM 'Dapur SIP'
Aneka produk sambal dari UKM 'Dapur SIP' (TRIBUNJOGJA.COM | Mona Kriesdinar)

"Ada rekanan yang membantu untuk memasarkan, hanya tinggal kesiapan skala produksi saja. Insyaallah kami sudah siap," tandasnya penuh keyakinan.

Oleh karena itu, tak ada sedikit pun kekhawatiran dalam menyongsong tahun 2021. Meskipun pandemi covid-19 masih belum bisa diprediksi kapan akan berakhir.

"Saya ada rencana untuk memaksimalkan penjualan melalui media digital juga, tapi memang harus dedicated. Selama ini kami jalani saja, dan ternyata hasilnya pun tidak mengecewakan," tambahnya.

Edi Siapkan Skenario Terburuk

Edi Santoso pemilik brand SIJI
Edi Santoso pemilik brand SIJI (TRIBUNJOGJA.COM | Mona Kriesdinar)

Sementara itu rencana besar lainnya juga sudah dipersiapkan oleh Edi Santoso, pemilik brand SIJI. Ia merupakan produsen berbagai macam produk minuman kemasan mulai dari Teh Siji yakni teh hijau dan teh merah, kopi arabika kemasan, kopi robusta juga ada wedhang uwuh. Menariknya, minuman-minuman ini didesain dengan kemasan yang premium dengan menggunakan kaleng. "Ada strategi-strategi yang akan dijalankan di 2021, merambah pasar online yang lebih luas dan melihat peluang-peluang pemasaran lainnya di toko-toko buah tangan offline," terangnya.

Ia menambahkan, kunci keberhasilan dalam menyiasati situasi sulit ini adalah dengan mengembangkan jaringan usaha melalui komunitas. Lantaran melalui komunitas, mereka bisa saling mempromosikan, saling mendukung bahkan saling menjualkan. Namun permasalahannya belum semua pengusaha UKM yang bergabung dengan komunitas, padahal banyak manfaat yang bisa diperoleh.

Produk UKM 'SIJI' milik Edi Santoso
Produk UKM 'SIJI' milik Edi Santoso (TRIBUNJOGJA.COM | Mona Kriesdinar)

Bagaimana jika situasi tak kunjung membaik, atau bahkan memburuk? Edi dengan mantap menjawab akan menggencarkan strategi penjualan online. Ia juga sudah mempersiapkan diri dengan memenuhi kebutuhan bahan baku mulai dari sekarang. Sehingga jika situasinya memburuk, minimal dia tak mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan bahan baku.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved