Breaking News:

Kulon Progo

Imbas Aturan Rapid Test Antigen Bagi Wisatawan, Wisatawan Batalkan Kunjungan ke Kulon Progo

Kebijakan rapid test antigen selama libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 menyebabkan penurunan kunjungan wisatawan ke obyek wisata di Kulon Progo

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Hari Susmayanti
IST
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo, Joko Mursito 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Kebijakan rapid test antigen selama libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 menyebabkan penurunan kunjungan wisatawan ke sejumlah obyek wisata di Kabupaten Kulon Progo.

Salah satunya wisata jip.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo, Joko Mursito saat dihubungi Tribunjogja.com Minggu (27/12/2020). 

Ia mengatakan sebelum adanya kebijakan itu, pihaknya telah memprediksi destinasi wisata di Kulon Progo akan dikunjungi banyak wisatawan dari luar kota. 

Dibuktikan dengan banyaknya wisatawan yang telah memesan jip yang berlokasi di daerah Clereng.

Namun begitu peraturan rapid test antigen diberlakukan kemudian pemesanan banyak yang dibatalkan. 

Bahkan kerugian yang diterima oleh pengelola jip mencapai sekitar Rp 15 juta. 

Baca juga: Cegah Penularan Covid-19 Selama Liburan, Legislatif : Pemkot Yogya Harus Tegas Jalankan Prokes

Baca juga: BREAKING NEWS : Hasil Rapid Test Acak di TIC Borobudur, Dua Calon Wisatawan Terdeteksi Reaktif

Jumlah tersebut dihitung dari pemesanan yang telah dibatalkan para wisatawan. 

"Memang ada pengaruhnya pemberlakuan rapid test antigen ini. Kemarin ada yang membatalkan ada sekitar 60 orang. Dimana per jip isinya 2-3 orang dan tarif sewanya sekitar Rp 300-500 ribu," bebernya. 

Namun demikian, Joko berharap selama libur Nataru ini destinasi wisata di Kulon Progo banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal. 

Terlebih penerapan protokol kesehatan (prokes) di destinasi wisata Kulon Progo prinsipnya telah diberlakukan secara ketat. 

Tapi apabila terindikasi terdapat destinasi wisata yang menyalahi prokes akan diberikan peringatan bahkan hingga penutupan. 

"Kami sekarang juga muter-muter di setiap destinasi wisata. Semua teman-teman dari Dinpar Kulon Progo kami sebar dalam memonitoring di destinasi wisata untuk memastikan penerapan prokesnya sudah dilaksanakan dengan baik," pungkas Joko. (Tribunjogja/Sri Cahyani Putri)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved