Libur Nataru, Wisatawan yang Berkunjung ke Tempat Wisata Magelang Akan Dites Rapid Test Secara Acak
Wisatawan yang akan masuk ke kawasan Borobudur, Kabupaten Magelang akan dites rapid secara acak pada momen libur akhir tahun 2020 ini.
Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Kurniatul Hidayah
Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K
TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Wisatawan yang akan masuk ke kawasan Borobudur, Kabupaten Magelang akan dites rapid secara acak pada momen libur akhir tahun 2020 ini.
Rapid test acak ini dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di kawasan wisata.
Kasi Surveilans dan Imunisasi, Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, Dwi Susetyo, mengatakan, pihaknya akan menyelenggarakan rapid test acak pada wisatawan yang berkunjung ke sekitar kawasan Borobudur.
Rencananya, rapid test acak ini akan dilaksanakan pada tanggal 26 dan 31 Desember 2020 mendatang.
Baca juga: Pasokan Lancar, Disperindag Gunungkidul Pastikan Stok Bahan Pokok Aman Selama Nataru
Baca juga: Pertamina Siagakan Stok Avtur di Seluruh Bandara di Wilayah Jawa Bagian Tengah jelang Nataru
"Tanggal 26 dan 31, Dinkes Kabupaten Magelang menyelenggarakan rapid test acak pada wisatawan yang berkunjung di sekitar kawasan Borobudur. Lokasinya belum ditunjuk secara definitif, tetapi kemungkinan besar ada di Tourist Information Center (TIC) yang tempo hari kita melaksanakan rapid test acak," ujarnya, Minggu (20/12/2020).
Sasarannya adalah wisatawan yang berkunjung ke sekitar kawasan Borobudur.
Satu hari sebanyak 150 sasaran wisatawan dan akan dilaksanakan pada tanggal 26 dan 31 Desember 2020 mendatang.
"Sehari sekitar 150 sasaran. Tanggal 26 dan 31 Desember, rencananya akan dilaksanakan rapid test acak ini," ujar Dwi.
Rapid test acak ini, dikatakan oleh Dwi, bertujuan untuk menekan penyebaran Covid-19, terutama di kawasan wisata.
Sebagaimana diketahui, virus Sars-Cov-2 atau Covid-19 ini berbasis pergerakan manusia.
Sementara itu, aktivitas wisata diperkirakan akan meningkat pada libur akhir tahun ini, sehingga pengetesan perlu dilaksanakan kepada wisatawan.
Tes sendiri berjenis rapid test. Jika ada wisatawan yang ditemukan reaktif, maka akan diperiksa kembali dengan mobil khusus.
Dalam waktu kurang satu jam, hasilnya akan dapat diketahui apakah konfirmasi positif Covid-19 atau tidak.
Baca juga: IPL Tol Yogya-Bawen Telah Terbit, Dinas Pertanahan dan Tata Ruang DIY Tunggu Arahan Pemda
Baca juga: Sleman Jadi Satu-satunya Kabupaten yang Gelar Pemilihan Lurah e-Voting Serentak
"Sebagaimana kita ketahui bersama, virus Sars-Cov 2, Covid-19 itu basisnya pergerakan manusia. Kalau wisatawan yang berkunjung ke kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang. Harus diambil sampel untuk mengetahui apakah wisatawan yang berkunjung itu memiliki atau membawa virus Sars-Cov-2 itu atau tidak, itu dibuktikan dengan nanti kalau rapid test-nya reaktif kita langsung ada satu mobil khusus dalam waktu kurang dari satu jam sudah bisa menunjukkan yang bersangkutan positif atau konfirmasi Covid-19 atau tidak," tuturnya.