Breaking News:

Pemred Tribun Jogja di FGD Penanganan Covid-19: Tak Bisa Hanya Satpol PP, Maksimalkan Destana

Pemimpin Redaksi (Pemred) Tribun Jogja Ribut Raharjo hadir sebagai salah satu narasumber dalam Focus Group Discussion (FGD)

TRIBUNJOGJA/ Miftahul Huda
Suasana diskusi bersama Komisi A DPRD DIY di ruang Banggar, Kamis (17/12/2020) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA -  Pemimpin Redaksi (Pemred) Tribun Jogja Ribut Raharjo hadir sebagai salah satu narasumber dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Komisi A DPRD DIY bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY serta jajaran OPD lain dalam upaya penanganan Covid-19.

Dalam pemaparannya, Ribut Raharjo mengajak agar para pemangku kebijakan flash back pada Desember 2019 saat virus tersebut muncul pertama kali di Wuhan, China.

Memasuki Februri 2020 pemberitaan tentang Covid-19 mulai massif di media massa dan 18 Maret 2020 virus tersebut masuk ke Indonesia termasuk menyebar ke DIY. 

"Awalnya yang diwajibkan memakai masker hanya yang sakit. Setelah itu muncul masalah hand sanitizer langka, sarpras cuci tangan dihadirkan. Tapi lambat laun semua itu hilang," katanya saat memberi pemaparan, di ruang Banggar DPRD DIY, Kamis (17/12/2020)

Baca juga: Masuk Era AKB, Pemkab Gunungkidul Akan Bentuk Gugus Tugas Pemulihan Ekonomi

Baca juga: Komisi B DPRD DIY Minta UMKM Lengkapi Perizinan dan Go Digital

Sementara Covid-19 di DIY terus tumbuh, namun penanganan justru menjadi kendor.

Di sisi lain, masyarakat saat ini sudah tidak percaya bahwa Covid-19 masih ada.

Menurutnya, pemangku kebijakan saat ini terlena dengan upaya menumbuhkan ekonomi. 

"Kita ini terlena dengan pertumbuhan ekonomi. Oke, ekonomi didorong, tapi prokes harus dijalankan," tegasnya.

Meski konsekuensi dari penerapan prokes tersebut akan ada penurunan pendapatan, misalnya bus kapasitas 40 penumpang harus dikurangi menjadi 20 penumpang.

Namun, fakta yang ditemukan, menurut Ribut Raharjo bus yang masuk ke DIY terisi full 100 persen.

Halaman
123
Penulis: Miftahul Huda
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved