Penderita Rematik Sebaiknya Hindari Beberapa Makanan Berikut Ini

Penderita rematik maupun jenis arthritis lainnya, seperti osteoarthritis dan psoriatis arthritis sangat baik untuk mengonsumsi makanan anti-inflamasi.

Penulis: Noristera Pawestri | Editor: Rina Eviana
Shutterstock
Segelas susu 

Produk akhir glikasi lanjut atau advanced glycation end product (AGEs) adalah racun yang muncul ketika makanan dipanaskan, dipanggang, digoreng, atau dipasteurisasi.

AGEs ini dapat merusak protein tertentu di tubuh Anda.

Tubuh Anda mencoba memecah AGEs ini dengan menggunakan sitokin, yang merupakan pembawa pesan inflamasi.

Tergantung di mana AGEs terjadi, racun ini dapat menyebabkan radang sendi atau bentuk peradangan lainnya.

Penelitian telah menunjukkan bahwa mengurangi jumlah makanan yang dimasak pada suhu tinggi dalam diet Anda berpotensi membantu mengurangi kadar AGE darah.

Baca juga: Apa Perbedaan Kolesterol Jahat dan Kolesterol Baik? Ini Penjelasannya

3. Gula dan karbohidrat olahan

Jumlah gula yang tinggi dalam makanan Anda dapat juga menyebabkan peningkatan AGEs, yang dapat menyebabkan peradangan.

Bagi penderita rematik dan kondisi arthritis lainnya, yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi nyeri arthritis adalah:

- Kurangi konsumsi permen

- Kurangi makanan olahan

- Kurangi konsumsi makanan yang dipanggang dengan tepung putih

- Kurangi konsumsi soda

4. Garam dan pengawet

Ketahui apa yang ada dalam makanan Anda.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved