Profil dan Biodata Kustini Sri Purnomo Calon Bupati Sleman, Istri Bupati Sleman Sri Purnomo

Pada gelaran Pilkada Sleman 2020, Kustini Sri Purnomo diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) berpasangan dengan Danang Maharsa

Tayang:
TRIBUNJOGJA.COM / Miftahul Huda
Kustini Sri Purnomo (kiri) 

TRIBUNJOGJA. COM - Koalisi tim pemenangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sleman Nomor Urut 3, Kustini Sri Purnomo dan Danang Maharsa klaim kemenangan pada Pilkada Sleman 2020. 

Ketua Tim Pemenangan Kustini-Danang, Totok Hedi Santosa mengatakan tim pemenangan melakukan hitung cepat, hasilnya Paslon Nomor Urut 3 mengungguli dua Paslon lain. 

Ia menyebut kemenangan Kustini-Danang bukan hanya menjadi kemenangan partai politik, PDIP, PAN, Gelora, dan Demokrat.

Namun kemenangan tersebut menjadi kemenangan rakyat. 

"Bagi kami, ini adalah kemenangan bagi rakyat Sleman. Karena ternyata rakyat Sleman.

Siapa sebenarnya Kustini Sri Purnomo?

Kustini Sri Purnomo adalah istri dari Bupati Sleman periode 2015 - 2020, Sri Purnomo.

Pada gelaran Pilkada Sleman 2020, Kustini Sri Purnomo diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) berpasangan dengan Danang Maharsa (kader PDIP).

Dikutip dari wikipedia, berikut biodata dan profil Kustini Sri Purnomo:

  • Nama Lengkap: Dra. Hj. Kustini Sri Purnomo
  • Lahir: 12 Oktober 1960 (umur 60)
  • Suami: Sri Purnomo
  • Anak: 
    Dr. Aviandi Okta Maulana, SE., M.Acc., Ak., CA
    dr. Nudia Rimanda Pangesti
    dr. Raudi Akmal
  • Alma mater: Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga

Kustini Sri Purnomo menghabiskan masa kecilnya di tengah keluarga yang islami. Kustini menempuh pendidikan pendidikan Sarjana Muda di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta, DIY.

Setelah itu, dia melanjutkan studi S1 di tempat yang sama dengan mengambil Jurusan Ushuluddin, Fakultas Perbandingan Agama.

Perhatian dan riwayat organisasi

Kustini Sri Purnomo punya perhatian yang besar terhadap masalah-masalah perempuan. Baik di bidang keluarga, sosial, olahraga, wirausaha, kesehatan, hingga kesejahteraan petani.

Perhatian itu dia terlihat dari aktivitasnya di beberapa organisasi perempuan. Dari 2005 hingga 2010, Kustini bertanggung jawab di dua posisi.

Antara lain, Wakil Ketua I Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) dan Ketua Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Kabupaten Sleman.

Beberapa jabatan yang masih diampu sampai saat ini antara lain:

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved