Dinas Kebudayaan DIY Sosialisasikan Kajian Virtual Museum
Dalam rangka adaptasi kebiasaan baru, sebanyak 38 museum di bawah binaaan Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)
Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Kurniatul Hidayah
Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dalam rangka adaptasi kebiasaan baru, sebanyak 38 museum di bawah binaaan Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melakukan sosialisasi kajian virtual museum.
Kajian virtual museum merupakan penyajian perjalanan di museum yang memungkinkan masyarakat mengakses dari jarak jauh.
Kepala Seksi Permuseuman Dinas Kebudayaan DIY, Wismarini mengatakan, pertunjukan museum vitual untuk menanggapi kondisi pandemi serta transformasi digital.
Baca juga: Abdul Halim Muslih - Joko Purnomo Klaim Kemenangan Sementara 57 Persen
Baca juga: Ganjar Pranowo Beri Piagam Tokoh Teladan Kejujuran Kepada Pemulung Asal Solo, Begini Ceritanya
"Dalam kajiannya, kami juga menggandeng badan musyawarah museum (Barahmus) untuk mempercepat sosialisasi. Diharapkan pada tahun depan semua museum sudah memiliki fasilitas virtual museum," jelasnya kepada Tribun Jogja, Selasa (08/12/2020).
Nantinya dalam menyajikan koleksi virtual, sambungnya, tetap akan menjujung tinggi nilai budaya.
Meskipun beralih ke media digital, kearifan lokal tetap diutamakan.
"Penggunaan media digital sebagai wadah agar bisa dinikmati masyarakat secara luas. Namun tetap dibarengi dengan peran penting museum sebagai wahana edukasi sejarah maupun penelitian," ujarnya.
Baca juga: KPU Sleman Jemput Bola, Pasien Covid-19 Difasilitasi untuk Gunakan Hak Pilih di Pilkada
Baca juga: Calon Wakil Bupati Sleman Agus Choliq Sungkem pada Ibu Sebelum Nyoblos
Melalui virtual museum, masyarakat dapat memilih atau mengakses minat atau pilihan terkait koleksi museum mulai dari tema koleksi seni, pendidikan, budaya, maapun sejarah.
Dengan begitu, masyarakat akan merasa bebas mengeksplor sesuai yang dibutuhkannya.
"Diberikannya kebebasan saat virtual museum, agar tidak menghilangkan rasa berkunjung secara langsung ke museum. Di mana, pengunjung pun diberi kebebasan untuk memilih museum atau koleksi mana yang hendak dilihat," pungkasnya. (ndg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/museum-sonobudoyo.jpg)