Breaking News:

Satpol PP DIY Terjunkan 200 Personel Ke TPS untuk Tertibkan Prokes Saat Pilkada

Sebanyak 200 personel dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan berpatroli

TRIBUNJOGJA/MIFTAHUL HUDA
Kepala Satpol PP DIY Noviar Rahmad 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sebanyak 200 personel dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan berpatroli pada saat hari pemungutan suara Pilkada 2020 di tiga Kabupaten yang ada di DIY, Rabu (9/12/2020) besok.

Patroli tersebut menyasar kepada masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di tiga Kabupaten di DIY yakni Gunungkidul, Bantul, dan Sleman.

Mereka memastikan penerapan protokol kesehatan di TPS serta, memantau penerapan Alat Pelindung Diri (APD) bagi petugas TPS.

Baca juga: Masih Temui Kendala, Museum di DI Yogyakarta Belum Terima Sertifikasi CHSE

Baca juga: Bawa Samurai dan Gear di Kasihan Bantul, 7 Anak di Bawah Umur Diamankan Polisi

Kepala Satpol PP DIY Noviar Rahmad mengatakan dari unsur Pelindung Masyarakat (Linmas) akan turut mengamankan Pilkada sebanyak 17.568 anggota.

Mereka diterjunkan untuk mengamankan Pilkada dan menegakan protokol kesehatan dengan menempatkan dua linmas untuk satu TPS.

"Karena ada 15 hal baru dalam pilkada tahun ini. Semuanya berkaitan dengan penerapan protokol kesehatan. Yang memastikan penegakan protokol kesehatan adalah linmas," katanya, Selasa (8/12/2020).

Ia menambahkan, untuk personel yang melakukan mobilitas, dirinya telah menyiapkan 200 personel tambahan yang akan berkeliling mengunjungi tiap-tiap TPS.

Hal yang menjadi kewaspadaan tim penegak hukum dalam pilkada kali ini, lanjut Noviar adalah pada saat momen pencoblosan, penghitungan surat suara dan selebrasi kemenangan.

"Itu yang menjadi titik fokus kami pada pengamanan besok," tegasnya.

Di samping itu, Noviar menegaskan dari unsur TNI terdapat sekitar 665 personel serta dari Kepolisian dan intelegen juga turut mengamankan pesta demokrasi tersebut.

Baca juga: Kapolda Jateng : Peserta Pilkada Dilarang Kumpulkan Massa Pasca Pemungutan Suara

Baca juga: UIN Sunan Kalijaga Beri Sejumlah 144 Anugerah Prestasi Kepada Mahasiswa

"Semuanya fokus pada penegakan prokes," imbuh Noviar.

Dari 15 hal baru dalam pilkada kali ini dikatakan Noviar satu di antaranya yakni bagi masyarakat yang datang ke TPS wajib mengenakan sarung tangan yang disediakan petugas TPS.

Kedua melakukan pengecekan suhu tubuh, apabila di atas 37,3 maka seseorang tersebut harus singgah di tempat isolasi terlebih dahulu.

Sementara untuk masyarakat yang kini berada di pengungsian akibat gunung Merapi yang masih berstatus siaga, Noviar menegaskan pihak Satpol PP tetap memenuhi pengamanan Pilkada.

"Ada dari SAR Istimewa yang turut mengamankan dan melakukan hal yang sama," pungkasnya. (hda)

Penulis: Miftahul Huda
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved