Breaking News:

Pilkada Klaten 2020

Ribuan Aparat Gabungan Amankan Pilkada Klaten, Kapolres: Kami Siapkan 3 Tim Besar untuk Patroli

Sebanyak 6877 personel gabungan diturunkan untuk melakukan pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Klaten 

Dok Polres Klaten
Suasana apel pergeseran pasukan pengamanan masa pungut dan hitung Pilkada Klaten di lapangan KSDC Mapolres, Selasa (8/12/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Sebanyak 6877 personel gabungan diturunkan untuk melakukan pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Klaten  yang akan digelar pada Rabu (9/12/2020) besok.

Informasi yang dihimpun Tribunjogja.com, ribuan personel gabungan itu terdiri dari berbagai unsur seperti polisi sebanyak 638 personel untuk melaksanakan penjagaan di tempat pemungutan suara (TPS).

Selanjutnya, 185 personel untuk melaksanakn patroli dari gabungan Polres dan personel BKO Polda Jawa Tengah.

Selain itu juga terdapat 419 personel Kodim 0723/Klaten serta 5390 personel perlindungan masyarakat (linmas).

Kapolres Klaten, AKBP Edy Suranta Sitepu mengatakan pengamanan pilkada serentak tahun 2020 ini berbeda dengan pengamanan-pengamanan tahun sebelumnya.

Baca juga: Bawaslu DIY: Ada 6 Ribu Lebih Pelanggaran Pilkada, Gunungkidul Terbanyak

Baca juga: Pastikan Aman, Bawaslu Gunungkidul Pantau Distribusi Logistik Pilkada Hingga ke TPS

Baca juga: Bawaslu DIY Telusuri Dugaan Dua Pelanggaran Pilkada di Gunungkidul dan Sleman

Sebab, pada Pilkada tahun 2020 ini dilaksanakan di tengah pandemi COVID-19 dan potensi bencana erupsi Gunung Merapi.

"Kita minta personel untuk tetap mengedepankan protokol kesehatan selama menjalankan tugas pengamanan Pilkada 2020 ini," ujarnya saat memimpin apel pergeseran pasukan pengamanan masa pungut dan hitung Pilkada Klaten di lapangan KSDC Mapolres, Selasa (8/12/2020).

Menurut Kapolres, apel pergeseran pasukan ini efektif dilaksanakan guna mengecek kesiapan personel, sarana prasarana serta APD yang melekat pada seluruh personel pengamanan TPS.

"Jika memang ada kendala, saya juga sudah siapkan 3 tim besar patroli yang siap membackup. Tim ini terdiri dari personel gabungan, Polres, Brimob dan juga rekan kita Kodim," katanya.

Kapolres juga menekankan, agar tahap pungut dan hitung suara diselenggarakan dengan tetap mengutamakan prinsip kesehatan dan keselamatan, serta berpedoman pada protokol kesehatan guna mencegah penyebaran COVID-19.

"Pengerahan pasukan ini, tidak akan ada lagi ruang gerak bagi pelaku kejahatan maupun pihak-pihak lain yang berniat mengacaukan situasi selama pelaksanaan tahap pungut hitung suara TPS di pilkada serentak," tandas Kapolres. (Tribunjogja/Almurfi Syofyan)

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved