BREAKING NEWS : Kepala Dinsos Kota Yogyakarta Meninggal Dunia Setelah Positif Terpapar Covid-19

Kondisi Agus yang disertai komorbid jantung dan diabetes melitus tak mengalami perbaikan dan terus menurun hingga akhirnya meninggal dunia

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Azka Ramadhan
Kadinsos Kota Yogyakarta, Agus Sudrajat, saat ditemui di Selter OTG Rusunawa Bener, Tegalrejo beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Yogyakarta, Agus Sudrajat, dilaporkan meninggal dunia dalam usia 55 tahun, Selasa (1/12/2020), pukul 10.00 WIB.

Sebelumnya, Kadinsos Kota Yogyakarta tersebut dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19, sejak Senin (24/11/2020) malam, dengan komorbid atau penyakit penyerta.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, mengatakan Kadinsos meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan intensif di RSUP Dr Sardjito.

Akan tetapi, imbuhnya, kondisi Agus yang disertai komorbid jantung dan diabetes melitus tak mengalami perbaikan dan terus menurun.

"Sejak masuk kondisinya menurun, karena Pak Agus itu kan komorbid, sampai akhirnya dipindahkan ke RSUP Sardjito ya, dengan harapan mendapat penanganan lebih lengkap. Tetapi, kondisinya tetap tidak membaik," ungkapnya.

Baca juga: Kepala Dinsos Kota Yogya Positif Covid-19, Sejumlah Pegawai Diarahkan Isolasi Mandiri

Baca juga: Ahli Waris Pasien Meninggal Karena COVID-19 Akan Dapat Santunan, Dinsos DIY Akan Mulai Pendataan

"Pemakaman dilakukan oleh tim BPBD Kota Yogyakarta, dari RSUP Sardjito langsung dibawa menuju pemakaman Sarilaya Gedongkiwo Mantrijeron. Karena Covid-19 ya, jadi tidak ada protokoler khusus pejabat," tambah Heroe.

Ia pun mengungkapkan, meninggalnya Kadinsos merupakan pukulan telak bagi jajaran Pemkot Yogyakarta, mengingat perannya begitu besar dalam penanganan Covid-19.

Kepala Dinas Sosial Kota Yogya, Agus Sudrajat.
Kepala Dinas Sosial Kota Yogya, Agus Sudrajat. (TRIBUNJOGJA.COM / Azka Ramadhan)

Mulai penyiapan bansos, dapur umum, serta menjabat penanggungjawab Selter OTG di Rusunawa Bener, Tegalrejo.

"Pak Agus salah satu pilar Satgas, karena berhubungan langsung dengan bantuan sosial, termasuk pada saat harus melayani banyak pasien (Covid-19) meninggal yang kesulitan mencari tempat pemakaman. Penanganannya kan selalu berhubungan dengan Pak Agus," tandasnya.

Baca juga: Tempat Tidur untuk Pasien di Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Bantul Dilaporkan Terisi Penuh

Baca juga: Hasil Survei Dinkes DIY : 37,5 Persen Masyarakat di DI Yogyakarta Anggap Covid-19 Bukan Ancaman

Dengan peranannya yang penting, Heroe memastikan bakal sesegera mungkin mengangkat pelaksana tugas (Plt), untuk mengisi kekosongan posisi yang ditinggalkan Kadinsos ini.

Sekaligus, mengemban tugasnya di Satgas Covid-19 dan penanggungjawab Selter OTG Rusunawa Bener.

"Dinsos selama ini memang paling sibuk, selain Dinkes. Ya, Dinkes yang menangani masalah medis, Dinsos menangani masalah sosial, membantu masyarakat terkait bantuan, selter dan dapur umum," pungkasnya. 

Belum WFH

Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta belum akan menerapkan sistem work from home (WFH), setelah meninggalnya Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Yogyakarta, Agus Sudrajat, yang diketahui terpapar Covid-19 dan disertai beberapa komorbid atau penyakit penyerta.

Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, mengatakan Pemkot Yogyakarta tetap berpedoman pada aturan di atasnya, sehingga sampai hari ini belum akan menetapkan WFH, khususnya di lingkup Balai Kota.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved