Breaking News:

Kota Yogya

Program Gogrok COVID-19 Kelurahan Purbayan Masuk Top 21 Inovasi Pelayanan Publik Kemenpan RB

Dalam program tersebut, guyub rukun antar warga dijadikan sebagai ujung tombak menghadapi situasi pandemi yang sudah berlangsung beberapa bulan terakh

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
Dokumentasi Kelurahan Purbayan.
Satu dari beberapa kegiatan dalam program Gogrok Covid-19 yang diinisiasi Kelurahan Purbayan, Kecamatan Kotagede, Kota Yogyakarta. 

"Tidak hanya warga kurang mampu ya, tapi juga terdampak COVID-19. Entah kena PHK, atau jualannya tidak payu. Waktu itu belum ada pembagian BLT, Banpres dan sebagainya. Tapi, di Purbayan sudah gotong royong, kerjasama membantu tetangga yang terdampak Covid-19," ujarnya.

Ia berujar, sejak awal pandemi, pihaknya langsung memberi instruksi pada masing-masing RW untuk membentuk Posko Penanganan COVID-19.

Satu di antara tugas Posko itu ialah menampung dana dari orang-orang yang lebih mampu, kemudian disalurkan kepada warga terdampak.

"Kelurahan Purbayan ini terdiri dari 4 kampung, 14 RW, serta 58 RT. Hasil donatur yang terkumpul, perputaran uangnya ya, kalau sampai hari ini yang jelas sudah di atas Rp500 juta. Itu kami laporkan ke Pemkot juga," terang Ari.

Menurutnya, selain pemenuhan kebutuhan dasar, pihaknya pun menggerakkan Relawan Mengajar Gogrok COVID-19 yang bergerak di bidang pendidikan.

Didominasi anak-anak muda berstatus mahasiswa, mereka ditugaskan untuk terjun dan memberi pendampingan pada murid sekolah.

Baca juga: Warung Mie Ayam Viral yang Sempat Viral karena Pakai Jurus Murah dan Gratis

"Mereka mendampingi sekaligus memberikan pembelajaran tambahan untuk anak sekolah yang kurang bisa mengikuti KBM online. Bahkan, mereka sampai membuka akses wifi rumahnya, serta meminjamkan smartphone-nya juga. Kontribusi yang luar biasa tentunya," katanya.

Ari memastikan, program ini masih berjalan dan warganya pun semakin semangat seiring penghargaan yang diberikan oleh Kemenpan RB tersebut.

Ia berharap, masyarakat bisa semakin konsisten dalam upaya pencegahan Covid-19, sehingga memutus sebaran di lingkungannya.

"Alhamdulillah, dalam perkembangannya, meski kasus di Kota Yogya naik, Kotagede tidak begitu signifikan. Ya, kalaupun ada, itu bukan penularan antar tetangga, biasanya dari luar kota. Masyarakat benar-benar berupaya agar tidak ada penularan di wilayahnya," punhkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved