Dinas Perhubungan Sleman : Besok, Uji Coba Jalan Satu Arah di Kawasan Cebongan

Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman bakal melakukan uji coba manajemen rekayasa lalu lintas di Kawasan Cebongan, Mlati, Sleman.

Tayang:
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Sleman 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman bakal melakukan uji coba manajemen rekayasa lalu lintas di Kawasan Cebongan, Mlati, Sleman.

Uji coba tersebut akan dilakukan pada Kamis (26/11/2020).

Kabid Lalu Lintas Dishub Sleman, Marjanto mengatakan uji coba tersebut merupakan uji coba yang pertama kali.

Menurut dia, simpang empat Cebongan memang padat, sehingga perlu dilakukan manajemen rekayasa lalu lintas.

Baca juga: Penyaluran dan Penggunaan Dana Desa di Kulon Progo Diharapkan Transparan dan Akuntabel

Baca juga: Kisah Darusalam, Warga Klaten yang Pekarangannya Terdampak Tol Yogyakarta-Solo Seluas Satu Meter

Baca juga: DWS Silaturahmi ke Mantan Sekda Sleman Diskusi Soal Birokrasi

"Simpang empat cebongan sudah macet dan menimbulka antrian kendaraan. Oleh karena itu perlu dilakukan manajemen rekayasa lalu lintas, yaitu dengan jalan satu arah," katanya, Rabu (25/11/2020).

Uji coba akan berlaku mulai pukul 07.00 hingga 09.00.

Simpang empat Cebongan menjadi satu arah ke selatan.

Simpang tiga Kecamatan Mlati ke barat satu arah hingga simpang tiga Puskemas.

Sementara simpang tiga ke utara satu arah hingga simpang tiga Letkol Subardi.

Sedangkan simpang tiga Letkol Subardi ke timur satu arah hingga simpang empat Cebongan.

Baca juga: Hari Kedua Musyawarah Ganti Rugi Tol Yogyakarta-Solo di Klaten, Berikut Daftar Harganya

Baca juga: Pilkada Bantul : Pjs Bupati Bantul Berharap Warga Pilih Pemimpin Bukan Karena Uang 

Baca juga: KCI Chapter Yogyakarta Jadi Rumah Baru Pecinta Honda CBR Series

Setelah ujicoba tersebut, pihaknya masih harus melakukan evaluasi.

Ia belum bisa memastikan tindak lanjut setelah manajemen rekayasa lalu lintas tersebut.

"Ini baru pertama kali kami lakukan uji coba. Setelah ini tentu ada rapat evaluasi. Bagaimana hasilnya nanti ya menunggu hasil evaluasi. Karena banyak hal yang menjadi pertimbangan," lanjutnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perhubungan Sleman, Arip Pramana menambahkan melalui uji coba manajemen rekayasa lalu lintas tersebut, pihaknya ingin melihat efektivitas dari uji coba yang dilakukan.

"Kami uji coba dulu efektivitasnya, karena dipandang sudah crowded (penuh)," tambahnya. (maw)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved