Breaking News:

Pilkada Bantul 2020

Pilkada Bantul : Pjs Bupati Bantul Berharap Warga Pilih Pemimpin Bukan Karena Uang 

Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Bantul, Budi Wibowo mengimbau warga Bantul agar lebih berfikir jernih dengan menolak segala macam

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Penjabat Bupati Bantul Budi Wibowo 

TRIBUNJOGJA. COM, BANTUL - Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Bantul, Budi Wibowo mengimbau warga Bantul agar lebih berfikir jernih dengan menolak segala macam bentuk politik uang di Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bantul.

Sebab, praktik jual-beli suara dinilainya sangat berbahaya, bagi diri sendiri, maupun bagi kemajuan Bantul di masa mendatang. 

"Saya imbau warga tolak saja (politik uang). Karena kalau diterima, mereka juga kena. Karena itu, saya berharap semua elemen mengawasi jalannya Pilkada Bantul. Saya sendiri warga Bantul. Saya ingin pemimpin Bantul betul-betul membawa Bantul ke depan lebih maju," ucap dia, Rabu (25/11/2020).

Baca juga: Poktan DI Yogyakarta Kembali Mengadu, Mulai dari Kartu Tani Tanpa Saldo hingga Stok Pupuk

Baca juga: GKR Mangkubumi : Pramuka Bertugas di Posko Sejak Warga Lereng Gunung Merapi Mengungsi

Baca juga: Doa Minta Dibukakan Rezeki dari Segala Penjuru Arah Bahasa Arab dan Terjemahannya

Budi menyampaikan, Pilkada adalah pesta demokrasi.

Semakin dekat dengan waktu pencoblosan, maka tensi politik menurutnya akan semakin panas.

Pihaknya berharap, di Pilkada Bantul tidak ada politik uang.

Karena, siapapun penerima dan pemberi suap sama-sama akan terkena sanksi.

Ia kemudian kembali mengingatkan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) agar selalu bersikap netral. 

Baca juga: UPDATE Covid-19 Hari Ini 25 November 2020: Kasus Baru Tambah 5.534, Tingkat Kesembuhan di Angka 84%

Baca juga: Peringatan Dini BMKG: Kamis Besok, Waspadai Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah Ini

Baca juga: Peringatan Hari Guru Nasional dan HUT ke-75 PGRI, Guru di Yogyakarta Mesti Lebih Profesional

Sebab, apabila nantinya ada laporan dari Bawaslu dan harus ditindaklanjuti, maka Ia memastikan akan memproses sesuai dengan mekanisme yang ada.

"Siapapun termasuk Pak Sekda pun kalau melanggar akan kena sanksi. Jadi tidak ada toleransi untuk itu," ucapnya. 

Lebih lanjut, Budi mengimbau masyarakat lebih jernih dalam memilih pemimpin kedepan.

Pihaknya berharap warga Bantul memilih pemimpin bukan didasari karena uang.

"Tetapi karena program, visi-misi dan track record, untuk kemajuan Bantul kedepan," katanya. (rif)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved