Festival Ruwat Rawat Borobudur Diselenggarakan Secara Virtual
Festival Tahunan Ruwat Rawat Borobudur (RRB) diselenggarakan secara virtual. Rangkaian acara dari tanggal 9 Februari - 21 April 2020
Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Kurniatul Hidayah
Meski pandemi, kegiatan ruwat rawat ini tetap dilaksanakan secara virtual untuk menjaga kelangsungan dari acara tahunan yang telah berlansung selama 17 tahun ini.
Budayawan Ruwat Rawat Borobudur, Sucoro menambahkan, Ruwat Rawat Borobudur merupakan acara budaya yang lahir dari masyarakat yang lahir dan tinggal tidak jauh dari Warisan Budaya Borobudur.
Baca juga: UPDATE Covid-19 Gunungkidul : Tambahan 6 Kasus Baru Hari Ini
Baca juga: UPDATE Covid-19 Kulon Progo : Tambah 10 Kasus Positif, 5 Sembuh dan 1 Probable Meninggal
Baca juga: Ratusan Ribu Surat Suara Pilkada Klaten Mulai Disortir dan Dilipat oleh 50 Pekerja
Pengelola dan pemerintah tidak boleh mengabaikan peran warga. Warga juga menjadi elemen penentuk untuk menyukseskan rencana pemerintah yang akan mengembangkan Borobudur sebagai destinasi pariwisata kelas dunia.
“Sebagus apapun destinasi pariwisata itu jika masyarakat sekitar tidak memiliki kemampuan untuk mendukung maka tidak akan berhasil. Untuk itu, saya yang selama ini menemani Borobudur dalam suka maupun duka sejak tahun 2003 secara terus menerus mencoba membuat ruang komunikasi Budaya bertajuk Ruwat Rawat Borobudur,” ujar Sucoro.
Sementara itu, Pamong Budaya Ahli Madya BKB, Yudi Suhartono, mengatakan, pihaknya mendukung adanya kegiatan Ruwat Rawat Borobudur ini. Sebagai tugas dari balai sesuai UU Nomor 5 Tahun 2017, terdapat 10 objek kebudayaan yang mesti dilestarikan. Baik itu manuskrip, adat istiadat, kesenian dan lain-lain.
Ia berharap dengan adanya kegiatan ini masyarakat dapat melestarikan tak hanya Candi Borobudur saja, tetapi juga nilai-nilainya. (rfk)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ruwat.jpg)