Berita Kesehatan

Benarkah Sering Naik Motor Malam Hari Bisa Picu Paru-paru Basah? Ini Penjelasannya

Banyak orang selama ini mungkin berpikir penyebab paru-paru basah atau pneumonia adalah faktor gaya hidup tertentu misal sering naik motor malam hari

Editor: Mona Kriesdinar
yodiyim via kompas.com
ilustrasi paru-paru 

TRIBUNJOGJA.COM - Anda mungkin kerap kali mendengar istilah paru-paru basah. Ini merujuk pada kondisi penyakit pada organ paru.

Padahal istilah tersebut sebenarnya tidak dikenal dalam dunia medis. Kalangan medis lebih menyebutnya dengan istilah pneumonia.

Banyak orang selama ini mungkin berpikir penyebab paru-paru basah atau pneumonia adalah faktor gaya hidup tertentu. Misalnya, sering berkendara sepeda motor larut malam atau tidak memakai jaket, mandi malam hari, tidur dengan kipas angin, tidur di lantai, termasuk juga merokok.

Padahal, asumsi tersebut keliru.

Pneumonia yang merupakan penyakit peradangan pada paru-paru ini melainkan disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, atau jamur.

Baca juga: 7 Cara Mudah untuk Mejaga Kesehatan dan Kebersihan Paru-paru

Penyebab paru-paru basah Melansir American Lung Association, pneumonia dapat disebabkan oleh berbagai macam bakteri, virus, dan jamur di udara yang kita hirup.

Mengidentifikasi penyebab pneumonia ini bisa menjadi langkah penting untuk mendapatkan perawatan yang tepat. Berikut penjelasannya:

1. Bakteri

Jenis pneumonia bakteri yang paling umum disebut pneumonia pneumokokus.

Pneumonia pneumokokus disebabkan oleh kuman Streptococcus pneumoniae yang biasanya hidup di saluran pernafasan bagian atas.

Bakteri ini dilaporkan menginfeksi lebih dari 900.000 orang Amerika setiap tahun.

Pneumonia bakteri dapat terjadi dengan sendirinya atau berkembang setelah Anda terserang pilek (salesma) atau flu.

Pneumonia bakteri sering menyerang hanya satu bagian (lobus) paru-paru. Ketika ini terjadi, kondisi tersebut disebut pneumonia lobar.

Mereka yang berisiko terbesar terkena pneumonia bakterial termasuk orang yang baru pulih dari operasi, orang dengan penyakit pernapasan atau infeksi virus, dan orang yang sistem kekebalannya lemah.

Baca juga: 5 Penyebab Sesak Napas Selain Gangguan Jantung dan Paru-paru

Beberapa jenis bakteri menyebabkan apa yang disebut pneumonia "atipikal", termasuk:

  • Mycoplasma pneumoniae, yakni bakteri yang biasanya menginfeksi orang yang berusia di bawah 40 tahun, terutama yang tinggal dan bekerja dalam kondisi ramai. Penyakit ini seringkali cukup ringan untuk tidak terdeteksi dan kadang-kadang disebut sebagai pneumonia berjalan.
  • Chlamydophila pneumoniae, yakni biasanya menyebabkan infeksi saluran pernapasan atas sepanjang tahun, tetapi juga dapat menyebabkan pneumonia ringan.
  • Legionella pneumophila yang menyebabkan jenis pneumonia berbahaya yang disebut penyakit Legionnaire. Tidak seperti pneumonia bakteri lainnya, Legionella tidak ditularkan dari orang ke orang. Wabah penyakit telah dikaitkan dengan paparan air yang terkontaminasi

Baca juga: Keajaiban Manfaat Kunyit dan Madu, Tingkatkan Daya Tahan Tubuh Hingga untuk Kesehatan Paru-paru

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved