Kelompok Tani Makmur di Dusun Gegunung Kulon Progo Panen Jagung 84 Kwintal per Hektare
Hasil panen kelompok tani tersebut mampu memproduksi 84 kwintal jagung per hektar di mana melebihi capaian produktivitas kabupaten
Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Kurniatul Hidayah
Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih
TRIBUNJOGJA.COM, Kulon Progo - Kelompok Tani Makmur melakukan panen raya jagung di Bulak Sawah Njurang, Dusun Gegunung, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pengasih, Kabupaten Kulon Progo.
Hasil panen kelompok tani tersebut mampu memproduksi 84 kwintal jagung per hektar di mana melebihi capaian produktivitas kabupaten yang hanya berkisar 62 kwintal per hektar.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpangan) Kabupaten Kulon Progo, Aris Nugraha mengatakan produksi jagung di area persawahan Pengasih cukup tinggi.
Luas panennya setiap tahun mencapai 619 hektar.

Sehingga menjadikan Pengasih sebagai kapanewon kedua di Kulon Progo menjadi sentra produksi jagung setelah Kapanewon Sentolo.
Aris menjelaskan dalam tiga tahun terakhir produksi rata-rata jagung di Kabupaten Kulon Progo berkisar 28.845 ton dengan luas panen 4.047 hektar.
Pihaknya pada tahun ini menargetkan produksi jagung sebesar 29.052 tonton dengan luas lahan panen 4.629 hektar.
Baca juga: Majukan Produk Lokal, PLN UIP JBT II Bantu Pengembangan UMKM
Baca juga: Sejumlah Pedagang Pasar Gede Klaten Mulai Kosongkan Kios
Baca juga: Pondok Pesantren di Piyungan Bantul : 83 Santri Reaktif, 2 Orang Diketahui Positif Covid-19
Dengan hasil yang memuaskan itu, ia optimis target tahun ini bisa tercapai.
"Kami optimis target ini bisa tercapai mengingat masih ada panen lagi pada Desember di Sentolo dan Lendah," ujarnya Selasa (17/11/2020).
Bupati Kulon Progo, Sutedjo mengapresiasi kepada kelompok Tani Makmur yang telah mangayubagya melakukan panen raya jagung.
Panen tersebut tidak terlepas dari dedikasi para kelompok tani sehingga petani harus bisa menghasilkan komoditas sebaik-baiknya.
"Kami berharap Kelompok Tani Makmur bisa menjadi sauri tauladan bagi kelompok tani yang lainnya untuk bisa bersinergi membangun Kabupaten Kulon Progo di bidang pertanian," ungkapnya.

Sementara Ketua DPRD Kabupaten Kulon Progo, Akhid Nuryati mengatakan dengan adanya panen raya jagung kelompok tani bisa lebih mengembangkan varietas tanamannya.
Namun demikian tidak hanya sekadar mengembangkannya melainkan perlu inovasi baru.