Breaking News:

Santri Pondok Pesantren Positif Covid

Banyak Santri Positif Covid-19, Pemkab Bantul Tunda Pelaksanaan STQ 

Pemkab Bantul memutuskan untuk menunda pelaksanaan kegiatan Seleksi Tilawatil Qur'an (STQ) yang rencana awal akan digelar pada 24-26 November

TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Sekda Bantul Helmi Jamharis 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pemkab Bantul memutuskan untuk menunda pelaksanaan kegiatan Seleksi Tilawatil Qur'an (STQ) yang rencana awal akan digelar pada 24-26 November 2020 mendatang.

Penundaan ini dilakukan dengan pertimbangan banyak ditemukan santri dari Pondok Pesantren di Bantul yang positif Covid-19. 

"Setelah dilakukan penelurusan, personel yang akan menjadi kafilah sebagian besar berasal dari Pondok. Entah pondok manapun. Kami melakukan kehati-hatian, sehingga kami memutuskan menunda kegiatan STQ itu," kata Sekda sekaligus Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Bantul, Helmi Jamharis, Selasa (17/11/2020).

Baca juga: Wali Kota Yogyakarta Minta Satgas KTR Memikirkan Jumlah Tempat Khusus Merokok di Malioboro 

Baca juga: BPBD DIY Waspadai Tiga Fenomena Alam yang terjadi di Yogyakarta

Baca juga: KpW BI DIY : Aplikasi SIAP untuk Menghindari Tindak Kejahatan dan Menggeliatkan Pariwisata di DIY

Ia memandang, perkembangan virus SARS-CoV-2 penyebab covid di Kabupaten Bantul memerlukan monitor dan penanganan yang lebih cermat lagi.

Sebab, hingga saat ini masih banyak ditemukan pasien positif Covid-19. 

Kegiatan STQ ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Helmi mengaku, pihaknya masih mencari format dan bentuk Penyelenggara Seleksi Tilawatil Qur'an, seandainya dari Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta tetap menggelar STQ dan mengharuskan Kabupaten Bantul untuk ikut serta mengirimkan kafilah. 

Baca juga: KpW BI DIY Luncurkan Aplikasi SIPUL OPUK, Mudahkan Masyarakat Tukarkan Uang Lusuh dan Receh

Baca juga: Besaran Biaya untuk Pengobatan Pasien Covid-19, Satu Orang Rata-rata Butuh Ratusan Juta Rupiah

Baca juga: Pemerintah Pusat Janjikan Pengangkatan 1 Juta Guru Honorer, Ini Tanggapan PGRI Kota Yogyakarta 

"STQ ini kan seleksi tiwaltul Qur'an tingkat Kabupaten, yang hasilnya akan di kirim ke Provinsi. Kami masih mencari bentuk bagaimana kami harus mengirimkan kafilah seandainya DIY mewajibkan kami mengirim," ucap dia. 

Diketahui, pada kegiatan STQ tingkat provinsi daerah istimewa Yogyakarta, pada tahun 2019 yang digelar di Sleman, Kabupaten Bantul berhasil keluar sebagai Juara Umum, dengan mengumpulkan 4 emas, 3 perak dan 6 perunggu.

Saat itu, ada delapan kategori yang dilombakan, yaitu tilawah dewasa, tilawah anak-anak, tahfidz 1 juz dan tilawah, tahfidz 5 juz dan tilawah, tahfidz 10 juz dan tilawah, tahfidz 20 juz dan tilawah, tahfidz 30 juz dan tilawah serta tafsir bahasa Arab.  

Seleksi Tilawatul Qur'an tingkat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta diikuti oleh kontingen dari empat Kabupaten dan satu kotamadya, serta dari LPTQ Yogyakarta dan DIY.

Masing-masing kontingen mengirimkan 16 kafilah. (Rif)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved