Status Siaga Gunung Merapi
Pemkab Gunungkidul Nyatakan Siap Bantu Mitigasi Merapi
Meski potensi terdampak langsung tergolong kecil, namun Pemkab Gunungkidul turut bersiap membantu mitigasi bencana.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Aktivitas yang kian meningkat membuat status Gunung Merapi naik jadi level III atau Siaga sejak 5 November lalu.
Evakuasi warga dekat lereng pun sudah dilakukan demi antisipasi.
Meski potensi terdampak langsung tergolong kecil, namun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul turut bersiap.
Satu di antaranya membantu mitigasi bencana.
"Kami siap menerjunkan personel BPBD hingga instansi terkait jika nanti dibutuhkan," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Gunungkidul Drajad Ruswandono, Minggu (15/11/2020).
Ia menjelaskan, kesiapan tersebut sudah didukung dengan personel dari BPBD, PMI, Tagana, hingga unsur terkait.
Baca juga: BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Mulai dari Kulon Progo, Bantul, Sleman dan Gunungkidul
Begitu juga untuk peralatan hingga bantuan logistik.
Kabupaten Gunungkidul sendiri beberapa waktu lalu sudah bersiap menghadapi potensi dari fenomena La Nina.
Adapun persiapan lain yang dilakukan adalah mengalokasikan Belanja Tak Terduga untuk penanganan bencana.
"Pastinya kami siap membantu penanganan Merapi, namun tentunya berharap situasi tetap aman dan terkendali," ujar Drajad.
Serupa dengannya, Kapolres Gunungkidul AKBP Agus Setiawan juga menyatakan siap membantu penanganan Merapi apabila erupsi terjadi.
Satu di antaranya dengan mengirimkan bantuan personel.
Menurutnya, koordinasi juga akan dilakukan dengan Pemkab Gunungkidul dan Sleman, termasuk membuka kemungkinan menyediakan tempat bagi warga yang dievakuasikan.
"Sebagai wilayah yang bersebelahan dengan Sleman, tentunya kita harus ikut siap," jelas Agus.
Baca juga: Pemkab Gunungkidul Kebut Revitalisasi Pasar Munggi Semanu
Polres Gunungkidul beberapa waktu lalu menggelar Apel Kesiapan Siaga Bencana.