Update Corona DI Yogyakarta
UPDATE Covid-19 Bantul : Enam Warga di Parangtritis Positif Covid-19
Enam warga dari tiga keluarga di padukuhan Mancingan, Desa Parangtritis, kecamatan Kretek, dikabarkan positif terpapar Covid-19.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Enam warga dari tiga keluarga di padukuhan Mancingan, Desa Parangtritis, kecamatan Kretek, dikabarkan positif terpapar Covid-19.
Keenam warga tersebut, saat ini sedang menjalani perawatan di tiga rumah sakit berbeda.
Dukuh Mancingan Desa Parangtritis Andri Sarwoko mengatakan, keenam warganya yang positif tidak ada kaitannya dengan objek wisata Pantai Parangtritis.
Ia menceritakan pertama kali diketahui ada paparan Covid-19 pada minggu pekan lalu.
Ada seorang warganya yang memang sudah sakit-sakitan, memeriksakan kondisi kesehatan di RS Elizabeth Ganjuran.
Baca juga: Disperindag DIY Optimis Pertumbuhan Ekspor Tetap Bergerak Stabil Hingga Akhir Tahun
Baca juga: Peningkatan Curah Hujan Hingga 30 Persen, Gunung Merapi Siaga Ancaman Banjir Lahar Dingin
Baca juga: Viral Komunitas Mobil yang Bunyikan Sirene Saat Konvoi di Kaki Gunung Merapi, Minta Maaf ke Warga
Saat itu, sesuai dengan prosedur penanganan medis, dilakukan tes swab dan hasilnya dinyatakan positif Covid-19.
"Setelah itu dilakukan tracing ke bawah. Ada 10 orang yang ditracing," ujar dia, dihubungi, Sabtu (14/11/2020).
Dari 10 orang yang ditracing, ada 4 orang yang dinyatakan positif.
Terdiri dari 2 orang keluarga dekat dan dua orang lainnya, dari keluarga pendatang yang kebetulan ngontrak dan tinggal serumah bersama pasien pertama.
Sehingga dalam satu rumah tersebut, total ada lima orang yang dinyatakan positif.
Sementara itu, di rukun tetangga lain, kata Andri, ada satu warga mancingan yang juga telah dinyatakan positif. Terpisah dari klaster sebelumnya.
"Jadi total sekarang di Mancingan, Parangtritis, ada enam pasien yang positif," jelas dia.
Keenam pasien tersebut dirawat di tiga rumah sakit berbeda.
Pasien pertama, menjalani perawatan di RS Elizabeth Ganjuran dan empat pasien lainnya di RS Lapangan Khusus Covid-19 (RSLKC) Bambanglipuro.
Sedangkan satu pasien lagi dirawat di RSUD Panembahan Senopati.
Tim Gugus Tugas Covid-19 Desa Parangtritis dan tim gugus tugas dusun Mancingan, bersama Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB), dikatakan Andri, sudah bergerak cepat saat mendengar informasi ada enam warga di dusun Mancingan yang dinyatakan positif.
Mereka, diakuinya, telah melakukan penyemprotan disinfektan dirumah pasien positif dan tetangganya.
"Keluarga (pasien positif) saat itu juga sudah kita suplai makanan," ujar dia.
Baca juga: Pelatih AC Milan Stefano Pioli Positif Covid-19, Latihan Tim Dibatalkan
Baca juga: MOTOGP Valencia: Andi Gilang Belum Temukan Kecepatan Ideal, Tapi Sudah Ungguli Pebalap Malaysia
Baca juga: MOTOGP Valencia: Pengakuan Morbidelli Mengapa Ia Bisa Ungguli Valentino Rossi Vinales dan Quartararo
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata (Dinpar) Annihayah mengatakan, enam warga dusun mancingan, yang telah dinyatakan positif tidak berkaitan dengan objek wisata pantai Parangtritis.
Artinya bukan merupakan klaster wisata.
Meski demikian, jawatannya tetap melakukan upaya antisipasi.
Sebab, lokasi pasien positif cukup dekat dengan objek wisata Pantai Parangtritis.
"Kita masih menunggu instruksi dari Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten," ucap Ani.
Menurut dia, Dinas Pariwisata akan mematuhi apapun rekomendasi yang akan dikeluarkan oleh Gugus Tugas.
Apakah objek wisata Parangtritis akan ditutup sementara, atau melakukan pembatasan kecil (lockdown internal), atau swab massal.
"Kita manut saja. Saat ini kita menunggu perkembangan," ucapnya.
Ani kembali mengingatkan kepada pelaku wisata di Parangtritis, agar tetap memperketat protokol kesehatan.
Catatan Redaksi: Bersama kita lawan Virus Corona. Tribunjogja.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu 3M: Wajib Memakai masker, Wajib Menjaga jarak dan menghindari kerumunan, Wajib Mencuci tangan dengan sabun. (Rif)