Status Siaga Gunung Merapi

Telah Dipasangi Sekat, Barak Pengungsian Gayam Siap Digunakan

Barak Gayam merupakan barak yang dipersiapkan untuk antisipasi jika kapasitas pengungsian di Balai Desa Glagaharjo tidak mencukupi.

Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Sleman 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pemerintah Kabupaten Sleman telah menyiapkan barak pengungsian Gayam, Argomulyo, Cangkringan.

Barak Gayam merupakan barak yang dipersiapkan untuk antisipasi jika kapasitas pengungsian di Balai Desa Glagaharjo tidak mencukupi.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Joko Supriyanto mengatakan saat ini barak Gayam sudah bisa dimanfaatkan.

Pihaknya telah melakukan pembersihan dan persiapan-persiapan seiring meningkatnya pengungsi di Balai Desa Glagaharjo.

Baca juga: Dishub Sleman Kebut Pemasangan Lampu Jalan di Jalur Evakuasi

"Persiapan sudah selesai (Barak Gayam). Memang digunakan kalau yang di Glagaharjo tdak mencukupi. Selama ini pengungsi berada di sekitar  Balai Desa Glagaharjo, ada yang di SD Muhamadiyah Cepitsari, ada 10 ruangan di sana,"katanya, Jumat (13/11/2020).

Joko melanjutkan Barak Gayam sudah dipasangi sekat-sekat sama seperti di Balai Desa Glagaharjo.

Bedanya sekat yang dipasang di Barak Gayam lebih tinggi.

Tujuan penyekatan tersebut adalah untuk mencegah penularan COVID-19.

"Kapasitas ada 300, tetapi karena ada pandemi COVID-19, jumlah pengungsi dibtasi jadi 150 saja. Sudah kami sekat-sekat, malah lebih bagus. Sekat di barak Gayam lebih tinggi, 160 cm, kalau yang di balai desa hanya 120 cm," lanjutnya.

Terpisah, Panewu Kapanewon Cangkringan, Suparmono mengatakan jumlah pengungsi di Balai Desa Glagaharjo fluktuatif.

Tidak hanya kelompok rentan, orang dewasa usia produktif juga banyak yang ikut mengungsi.

Baca juga: Gubernur DI Yogyakarta Sultan HB X Tinjau Pengungsian di Balai Desa Glagaharjo

Hal itu karena trauma erupsi 2010 lalu.

"Jadi kalau malam mereka turun (ke pengungsian), nanti siang kembali  ke rumah. Mereka kan harus merumput, dan melakukan aktivitas lainnya," katanya.

Terkait persiapan Barak Gayam, ia memastikan barak sudah siap untuk dimanfatakan.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved