Status Siaga Gunung Merapi

Gubernur DI Yogyakarta Sultan HB X Tinjau Pengungsian di Balai Desa Glagaharjo

Dalam kunjungannya, Sultan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat menyapa lansia yang tengah duduk di tenda darurat BPBD.

Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Christi Mahatma Wardhani
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X meninjau barak pengungsian di Balai Desa Glagaharjo, Selasa (10/11/2020) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono meninjau barak pengungsian di Balai Desa Glagaharjo, Selasa (10/11/2020). 

Dalam kunjungannya, Sultan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat menyapa lansia yang tengah duduk di tenda darurat BPBD.

Ngarsa Dalem menanyakan kondisi para lansia dan memastikan lansia dalam kondisi sehat. 

"Pripun? Sehat-sehat nggih? (Bagaimana? Sehat-sehat ya?). Wau dhahar menapa?(tadi makan apa),"katanya kepada pengungsi lansia di pengungsian Balai Desa Glagaharjo, Selasa (10/11/2020).

Baca juga: BPBD DIY Bantu Logistik dan Fokus Jalur Lahar di KRB III Gunung Merapi

Orang nomor satu di DIY itu memberikan pengertian pada para lansia agar untuk sementara berada di pengungsian

"Untuk sementara mohon maaf harus mengungsi. Wis biasalah (sudah biasalah (mengungsi)). Jenengan kan wis biasa. Iki wis waktune (Ini sudah waktunya). Mbien ming 4 tahun, saiki wes 10 tahun (Dulu cuma 4 tahun, sekarang sudah 10 tahun),"sambungnya.

Setelah berinteraksi dengan lansia, Ngarsa Dalem didampingi Bupati Sleman, Sri Purnomo dan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Joko Supriyanto meninjau kamar-kamar yang digunakan untuk mengungsi. 

Ia memastikan kebutuhan pengungsi terpenuhi, terutama mayoritas pengungsi adalah kelompok rentan.

Baca juga: Pemda DI Yogyakarta Buka Opsi Gelar Rapid Test Bagi Pengungsi Merapi

Ia juga berpesan agar kesehatan para pengungsi selalu dicek.

"Kesehatan harus benar-benar diperhatikan. Diperiksa betul-betul, supaya pengungsi dalam keadaan sehat. Kemudian juga menyangkut protokol kesehatan, karena COVID-19 jadi pertimbangan. Jangan sampai timbul masalah baru di pengungsian,"ujarnya. 

Pada kesempatan tersebut, Ngarsa Dalem juga memberikan bantuan berupa family kit sebanyak 50, masker 2.500 buah, vitamin 100 paket, makanan siap saji 60 paket, selimut 100 paket, terpal 30 lembar, kelambu 100 paket, dan lain-lain.

Bantuan tersebut kemudian diberikan kepada perwakilan pengungsi dari Kalitengah Lor. (TRIBUNJOGJA.COM)

Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved