Status Siaga Gunung Merapi

Dishub Sleman Kebut Pemasangan Lampu Jalan di Jalur Evakuasi

Jalur evakuasi yang menjadi sasaran pemasangan lampu adalah jalur Srunen hingga Singlar di Kapanewon Cangkringan.

Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Christi Mahatma Wardhani
Petugas Penerangan Jalan Umum (PJU) Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman memasang lampu penerangan di jalur evakuasi di Padukuhan Singlar, Kapanewon Cangkringan, Rabu (11/11/2020). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Dinas Perhubungan mulai memasang lampu penerangan di jalur evakuasi.

Jalur evakuasi yang menjadi sasaran pemasangan lampu adalah jalur Srunen hingga Singlar di Kapanewon Cangkringan.

Plt Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman, Arip Pramana mengatakan pemasangan lampu jalan dimulai sejak Selasa (10/11/2020).

Ada sekitar 20 lampu penerangan yang akan dipasang di jalur tersebut.

Baca juga: Pemkab Sleman Mulai Perbaiki Jalur Evakuasi yang Rusak

"Rencana kami pasang sekitar 20 lampu penerangan, untuk jarak sekitar 150 meter. Sebagai pengarah, njagani (untuk berjaga-jaga) kalau kejadian (erupsi) malam, jalan sudah terang sampai bawah,"katanya, Rabu (11/11/2020).

Selain jalur Srunen hingga Singlar, pihaknya juga telah memasang lampu di sekitar Padukuhan Plosokerep, Umbulharjo, Cangkringan.

Setidaknya ada 5 titik yang menjadi target pemasangan lampu jalan. 

Pihaknya juga menambah lampu di lingkungan barak pengungsian di Balai Desa Glagaharjo.

Titik kumpul Padukuhan Kalitengah Lor dan titik kumpul Padukuhan Srunen juga telah dipasangi lampu.

Tak terkecuali di kandang komunal Padukuhan Singlar, tempat ternak warga Kalitengah Lor dievakuasi.

"Totalnya ada 40 lampu yang dipasang. Daerah Turgo juga sudah kami pasangi lampu bersama dengan warga. Yang Turgo malam sebelum status Gunung Merapi dinaikkan (dari Waspada menjadi Siaga),"lanjutnya.

Baca juga: Ada Potensi Bahaya ke Barat, SUltan HB X Minta Pemkab Sleman Siapkan Mitigasi 

Selama ini, jalur evakuasi memang belum dilengkapi lampu penerangan.

Namun dengan adanya peningkatan status Merapi dari Waspada (level 2) menjadi Siaga (level 3), Pemkab Sleman harus segera melakukan persiapan mitigasi.

Arip mengungkapkan pihaknya tidak mengesampingkan penerangan jalur evakuasi, namun yang menjadi prioritasnya adalah penerangan di sekitar permukiman. 

"Kalau yang jalur evakuasi ini kan bukan di tengah permukiman, jalur antar permukiman. Di sana (jalur evakuasi) wilayahnya tegalan. Sehingga jika nanti digunakan jalur evakuasi, kendaraan yang lewat itu bisa terlihat," ungkapnya. 

Ia menargetkan pemasangan lampu jalan bisa diselasaikan hari ini. (TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved