Kulon Progo

Pemkab Kulon Progo Lakukan Revitalisasi di Pantai Bidara

Revitalisasi destinasi wisata di Pantai Bidara akan dikembangkan sebagai objek wisata terpadu yang berkolaborasi dengan pertanian dan perikanan.

Tayang:
Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Sri Cahyani
Gerakan aksi bersih di Pantai Bidara. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) melakukan sosialisasi CHSE dan Gerakan Aksi Bersih Destinasi Dalam Rangka Revitalisasi Destinasi Pariwisata Regional I. 

Satu diantaranya di Pantai Bidara yang berada di Kalurahan Bugel, Kapanewon Panjatan, Kulon Progo

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo, Joko Mursito mengatakan Pantai ini yang merupakan bagian dari Pantai Bugel di mana sudah memiliki tempat pelelangan ikan (TPI) yang sudah berkembang cukup lama yang kemudian diperlebar ke arah barat dimana di sini terdapat tanaman khas bernama Bidara yang kemudian masyarakat dan pemerintah sepakat memberikan nama Pantai Bidara.

"Tanaman Bidara ini konon bisa digunakan untuk menyembuhkan beberapa penyakit. Lalu di tempat ini juga terdapat torehan sejarah seperti keluarga keraton yang sering nenepi di sini. Kemudian juga ada sumur yang sudah berusia tua. Selain itu, pada jaman dulu juga ada petani garam di sini," tuturnya usai sosialisasi CHSE dan Gerakan Aksi Bersih Destinasi Dalam Rangka Revitalisasi Destinasi Pariwisata Regional I, Jumat (13/11/2020). 

Baca juga: Penetapan Kenaikan UMK di Kulon Progo Tunggu Persetujuan dari Gubernur DIY

Oleh sebab itu, pengembangan fasilitas destinasi wisata di Kabupaten Kulon Progo konsepnya broyopariwisata bagaimana bersama-sama dengan semua lini saling bersinergi.

Sehingga pihaknya mendampingi untuk mewujudkan sinergitas tersebut.

Bupati Kulon Progo, Sutedjo mengatakan revitalisasi destinasi wisata di Pantai Bidara akan dikembangkan sebagai objek wisata terpadu yang berkolaborasi dengan unsur-unsur lain seperti pertanian dan perikanan.

Sehingga wisatawan yang datang ke pantai ini tidak hanya melihat gelombang air laut melainkan bisa menikmati pemandangan lain.

"Jadi tepat sekali saya membentuk tim produksi pariwisata kolaboratif karena memang akan dikembangkan secara kolaboratif dari berbagai OPD yang ada di Kulon Progo. Selain itu kami juga mendapat dukungan dari Kemenparekraf yang siap untuk membantu perencanaan program ini," ucap Sutedjo.

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur, Direktorat Pengembangan Destinasi Regional I, Kemeparekraf, Wastutik mengatakan Kemenparekraf di wilayah Kulon Progo telah melakukan beberapa kegiatan berupa pendukungan untuk merevitalisasi beberapa daerah diantaranya Goa Kiskendo, Pantai Trisik dan Pantai Bidara.

Pihaknya juga melakukan sosialisasi untuk CHSE di destinasi wisata.

Meskipun masih di masa pandemi namun dunia pariwisata harus tetap bangkit dan semangat untuk beraktivitas dengan menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga: Sosialisasi CHSE Melalui Gerakan Bisa untuk Dukung Pariwisata di Kulon Progo

Disinggung terkait anggaran yang diberikan untuk revitalisasi destinasi wisata di Kulon Progo pihaknya enggan memberikan besarannya.

"Kami tidak bisa memberikan besarannya. Tapi kami bisa memberikan beberapa bantuan seperti perbaikan bak penampung air dan revitalisasi lainnya," katanya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved