Mudah Dilakukan, Berikut 12 Cara Mencegah Penyakit Diabetes Tipe 2
Diperkirakan bahwa, hingga 70 persen orang dengan pradiabetes terus mengembangkan Diabetes Tipe 2. Kondisi ini memang mengkhawatirkan.
Berikut ini adalah beragam cara mencegah Diabetes tipe 2 yang baik dipraktikan:
1. Kurangi mengasup gula dan karbohidrat olahan
Makan makanan bergula dan karbohidrat olahan dapat membuat orang yang berisiko berada di jalur cepat untuk mengembangkan diabetes. Pasalnya, tubuh dapat dengan cepat memecah makanan ini menjadi molekul gula kecil, yang diserap ke dalam aliran darah.
Baca juga: Penjelasan Kenapa Stres Bisa Picu Naiknya Kadar Gula Darah Penderita Diabetes
Kenaikan gula darah kemudian merangsang pankreas untuk memproduksi insulin, hormon yang membantu gulakeluar dari aliran darah dan masuk ke sel tubuh. Pada penderita pradiabetes, sel tubuh resisten terhadap kerja insulin, sehingga gula tetap tinggi di dalam darah.
Untuk mengimbanginya, pankreas memproduksi lebih banyak insulin, berusaha menurunkan gula darah ke tingkat yang sehat. Seiring waktu, hal ini dapat menyebabkan kadar gula darah dan insulin semakin tinggi, sampai kondisi tersebut pada akhirnya berubah menjadi Diabetes tipe 2.
Melansir Health Line, banyak penelitian telah menunjukkan hubungan antara seringnya konsumsi gula atau karbohidrat olahan dan risiko Diabetes.
Terlebih lagi, menggantinya dengan makanan yang memiliki efek kurang pada gula darah dapat membantu mengurangi risiko seseorang terkena Diabetes tipe 2. Sebuah analisis rinci dari 37 studi menemukan bahwa orang dengan asupan karbohidrat yang cepat dicerna, 40 persen lebih mungkin untuk mengembangkan diabetes dibandingkan mereka yang asupannya paling rendah.
2. Rutin berolahraga
Melakukan aktivitas fisik secara teratur dapat membantu mencegah diabetes. Olahraga meningkatkan sensitivitas insulin sel tubuh.
Jadi saat Anda berolahraga, lebih sedikit insulin yang dibutuhkan untuk menjaga kadar gula darah terkendali.
Sebuah studi pada orang dengan pradiabetes menemukan bahwa olahraga intensitas sedang dapat meningkatkan sensitivitas insulin sebesar 51 persen dan olahraga intensitas tinggi meningkatkannya hingga 85 persen. Namun, efek ini hanya terjadi pada hari-hari latihan.
Banyak jenis aktivitas fisik telah terbukti mengurangi resistensi insulin dan gula darah pada orang dewasa yang kelebihan berat badan, obesitas, dan prediabetik. Ini termasuk latihan aerobik, latihan interval intensitas tinggi, dan latihan kekuatan.
Berolahraga lebih sering tampaknya mengarah pada peningkatan respons dan fungsi insulin.
Sebuah studi pada orang yang berisiko diabetes menemukan bahwa membakar lebih dari 2.000 kalori setiap minggu melalui olahraga diperlukan untuk mencapai manfaat ini. Oleh karena itu, yang terbaik adalah memilih aktivitas fisik yang Anda sukai, dapat dilakukan secara teratur, dan Anda merasa dapat bertahan dalam jangka panjang.
3. Minum air putih sebagai minuman utama
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ilustrasi-diabetes-tipe-1-dan-tipe-2.jpg)