Status Siaga Gunung Merapi
Sebanyak 100 Warga Kelompok Rentan di Sleman Akan Mengungsi
Kelompok rentan itu termasuk lansia, anak-anak, penyandang disabilitas, dan lain-lain.
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menaikkan status Gunung Merapi dari Waspada (level 2) menjadi Siaga (level 3).
Dengan peningkatan status tersebut maka jarak aman yang semula 3 km menjadi 5 km.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Joko Suprianto mengatakan ada tiga dusun di Kapanewon Cangkringan yang berjarak 5 km dari puncak Merapi.
Tiga dusun tersebut adalah Kaliadem, Kalitengah Lor, dan Pelemsari.
Baca juga: Sekda DI Yogyakarta Imbau Aktivitas Penambang Pasir di Sekitar Merapi Dihentikan
"Kaliadem lama ada beberapa bangunan, tetapi setelah kami cek isinya hanya ternak. Jadi sudah kosong. Untuk yang Pelemsari ada dua KK (keluarga) tetapi sudah punya huntap di bawah. Jadinya aman,"katanya, Kamis (05/11/2020).
Meski dua dusun tersebut aman, namun tidak begitu untuk Dusun Kalitengah Lor.
Ada sekitar 100 warga kelompok rentan yang tinggal di dusun tersebut, dan harus mengungsi.
"Kelompok rentan itu termasuk lansia, anak-anak, penyandang disabilitas, dan lain-lain. Lansia ada 71, sisanya balita. Termasuk ternak juga harus diungsikan," sambungnya.
Baca juga: Status Siaga Merapi, Sri Sultan HB X Minta Pemkab Sleman Siapkan Jalur Evakuasi
Untuk barak pengungsian, pihaknya sudah menyiapkan barak pengungsian di Gayam, Argomulyo, Cangkringan.
Kapasitas barak tersebut adalah 300 orang, namun karena adanya pandemi COVID-19 maka kapasitanya dibatasi.
Pihaknya membatasi jumlah pengungsi maksimal hanya 120 saja.
Sedangkan beberapa kelompok rentan lain memilih untuk mengungsi ke rumah saudaranya yang lebih aman.
"Untuk warga yang menginap di rumah keluarganya tetap kami data. Jadi kami tahu menginapnya dimana, karena tetap akan kami berikan logistik. Kebanyakan akan mengungsi di rumah saudara, ada yang mandiri. Sehingga barak pengungsian cukup," ujarnya.
Baca juga: UPDATE Siaga Gunung Merapi: Bupati Magelang akan Keluarkan Surat Pernyataan Bencana
Sementara itu, Sekda Kabupaten Sleman, Harda Kiswaya mengungkapkan dengan adanya peningkatan status Gunung Merapi, pihaknya akan mengeluarkan status tanggap darurat Merapi.