Aktivitas Merapi

Sekda DI Yogyakarta Imbau Aktivitas Penambang Pasir di Sekitar Merapi Dihentikan

Imbauan tersebut dikeluarkan lantaran aktivitas Gunung Merapi telah mengalami kenaikan status dari waspada/tingkat II menjadi siaga/level III.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Sekretaris Daerah (Sekda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Kadarmanta Baskara Aji 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Miftahul Huda

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sekretaris Daerah (Sekda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Kadarmanta Baskara Aji menginstruksikan untuk para penambang pasir di sekitar Merapi untuk berhenti melakukan aktivitas penambangan sementara waktu.

Imbauan tersebut dikeluarkan lantaran aktivitas Gunung Merapi telah mengalami kenaikan status dari waspada atau tingkat II menjadi siaga atau level III.

"Jadi teman-teman BPBD sudah merapatkan barisan. Bersama relawan yang biasa membantu mitigasi, supaya bisa menyiapkan segala sesuatunya," kata Aji saat dijumpai di Kepatihan, Kamis (5/11/2020).

Baca juga: UPDATE Gunung Merapi : BPBD Kabupaten Magelang Petakan Prakiraan Daerah Bahaya, Berikut Daftarnya

Ia menyampaikan, terkait kesiapan mitigasi, pemerintah DIY sudah menyiapkan hal itu sejak lama.

Harapannya segala rencana kontigensi yang sudah disusun pemerintah DIY dapat menjawab apabila kenaikan status siaga tersebut berubah sewaktu-waktu yang menimbulkan erupsi.

Sementara saat disinggung mengenai imbauan bagi penambang pasir di sekitar Gunung Merapi, dengan adanya kenaikan status ini, Aji menegaskan untuk sementara agar menghentikan aktivitas pertambangan.

"Untuk semantara dilarang menambang. Tentu juga kami sesuaikan dengan rencana kontigensi yang sudah disusun," tegas Aji.

Baca juga: Status Siaga Merapi, Sri Sultan HB X Minta Pemkab Sleman Siapkan Jalur Evakuasi

Secara prinsip, untuk penerapan rencana kontigensi saat ini masih menanti keputusan dari BPBD.

Termasuk kesiapan logistik, serta bentuk kedaruratan lainnya, di antaranya kesiapan kendaraan evakuasi, dan jalur evakuasi juga sudah disiapkan.

"Kami menunggu BPBD karena mereka yang memiliki kewenangan untuk menentukan kontigensi. Kalau untuk logistik, dan kendaraan evakuasi sudah kami siapkan," ujarnya.

Aji berharap khususnya masyarakat di DIY untuk menaikan kewaspadaan dengan adanya kenaikan status siaga gunung merapi tersebut. (TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved