Donasi Ponsel Bekas Agar Pendidikan Tak Padam di Tengah Pandemi

Gerakan ini merupakan pengumpulan donasi berupa ponsel bekas 3G/4G layak pakai untuk diberikan pada pelajar yang membutuhkan.

Tayang:
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Mona Kriesdinar
IST
Perwakilan relawan donasi Ponsel bekas menyerahkan ponsel kepada perwakilan dari SMKN 5 Yogyakarta beberapa waktu yang lalu 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pandemi virus Corona atau covid-19 menimbulkan dampak yang luar biasa terhadap seluruh lini kehidupan.

Mulai dari perekonomian, kesehatan hingga pendidikan.

Di sektor pendidikan, Pandemi ini membuat pemerintah harus mengubah metode pembelajaran dari tatap muka menjadi online.

Namun tentunya hal itu tidak bisa dilaksanakan oleh semua sekolah dan siswa.

Keterbatasan ekonomi dan jaringan internet membuat sejumlah siswa kesulitan untuk mengikuti kegiatan belajar online atau belajar dari rumah.

Sebab, tak semua siswa beruntung memiliki fasilitas smartphone atau laptop untuk bisa mengikuti kegiatan belajar online.

Pihak sekolah menyerahkan ponsel kepada siswa untuk membantu pembelajaran jarak jauh selama Pandemi
Pihak sekolah menyerahkan ponsel kepada siswa untuk membantu pembelajaran jarak jauh selama Pandemi (IST)

Berkaca dari kondisi itu, sejumlah relawan di Kota Yogya tergerak hatinya untuk berdonasi smartphone bekas.

Relawan yang tergerak untuk menggalang donasi ponsel bekas guna membantu siswa kurang mampu ini di antaranya adalah Gaya Lufityanti dan Kurniatul Hidayah.

Gerakan ini merupakan pengumpulan donasi berupa ponsel bekas 3G/4G layak pakai untuk diberikan pada pelajar yang membutuhkan.

“Gerakan ini sebenarnya sudah dimulai oleh rekan-rekan wartawan di Jakarta, kemudian kami ingin meneruskan kebaikan tersebut di DIY dan sekitarnya. Penyaluran ke SMKN 5 Yogyakarta menjadi yang pertama, donasi masih dibuka dengan harapan bisa melakukan kegiatan yang sama untuk adik-adik lainnya yang membutuhkan,” kata satu di antara relawan Donasi Ponsel Bekas, Kurniatul Hidayah.

Memanfatkan network dan relasi yang dimiliki, kedua relawan yang juga merupakan jurnalis di sebuah media lokal di DIY ini menjaring donasi dari media sosial serta getuk tular.

Perwakilan relawan donasi Ponsel bekas menyerahkan ponsel kepada perwakilan dari SMKN 5 Yogyakarta beberapa waktu yang lalu
Perwakilan relawan donasi Ponsel bekas menyerahkan ponsel kepada perwakilan dari SMKN 5 Yogyakarta beberapa waktu yang lalu (IST)

Digagas sejak pertengahan Agustus 2020, responnya warga terhadap gerakan ini pun cukup positif.

Satu di antara yang tergerak berdonasi adalah Mahar Prastiwi yang sempat mendengar masih ada pelajar tidak memiliki ponsel yang kebetulan dari kalangan keluarga tak mampu.

Ia pun miris saat pernah melihat kisah di televisi tentang bapak-bapak mencuri ponsel agar anaknya bisa belajar daring.

“Dari beberapa peristiwa ini, pas tahu ada yang buka donasi ponsel jadi ingin ikut membantu. Kebetulan di rumah ada ponsel nganggur juga. Semoga dapat bermanfaat bagi adik-adik semua, agar bisa belajar, pinter dan jadi orang yang sukses,” katanya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved