Breaking News:

Berita Kesehatan

Penderita Diabetes Harus Waspada Jika Sudah Muncul Kesemutan Hingga Rasa Kebas

Gejala neuropati alias gangguan saraf tepi menjadi komplikasi yang paling banyak dialami oleh para penderita diabetes ditandai kesemutan hingga kebas

Editor: Mona Kriesdinar
(SHUTTERSTOCK/Proxima Studio)
Ilustrasi tes kadar gula darah, penyakit diabetes 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Naiknya kadar gula dalam darah bisa ditandai dengan beberapa gejala yang muncul. Antara lain mengalami kesemutan hingga tangan terasa kebas. Dalam istilah kedokteran, hal ini disebut sebagai gejala neuropati.

Gejala neuropati alias gangguan saraf tepi menjadi komplikasi yang paling banyak dialami oleh para penderita diabetes.

Gejala neuropati meliputi rasa kebas, kesemutan, rasa terbakar hingga rasa sakit.

Prof Dr dr Mardi Santoso, DTM&H, SpPD-KEMD, FINASIM, FACE, Ketua Persatuan Diabetes Indonesia (Persadia) Wilayah Jakarta, Bogor, Bekasi dan Depok menjelaskan bahwa kadar gula darah yang tinggi dalam kurun waktu lama melemahkan dinding pembuluh darah.

Padahal, dinding pembuluh darah memberikan nutrisi ke sel saraf. Lama kelamaan, sel saraf pun rusak, terutama saraf tepi.

Kerusakan ini disebut neuropati perifer.

Baca juga: Cara Merawat Luka Diabetes yang Benar Agar Terhindar dari Risiko Infeksi Hingga Amputasi

Gejala neuropati meliputi rasa kebas, kesemutan, rasa terbakar hingga rasa sakit.

Penelitian Mardi menemukan bahwa neuropati merupakan komplikasi yang paling banyak dialami oleh penderita diabetes.

Presentasenya mencapai 64,8 persen.

"Gejala komplikasi terbanyak kesemutan dan pegal. Impoten malah cuma 19 persen (dalam penelitian). Tapi yang paling ditakuti impoten. Padahal, kesemutan dan pegal paling dini," ujarnya.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved