Berita Kesehatan

Penderita Diabetes Harus Waspada Jika Sudah Muncul Kesemutan Hingga Rasa Kebas

Gejala neuropati alias gangguan saraf tepi menjadi komplikasi yang paling banyak dialami oleh para penderita diabetes ditandai kesemutan hingga kebas

Tayang:
Editor: Mona Kriesdinar
(SHUTTERSTOCK/Proxima Studio)
Ilustrasi tes kadar gula darah, penyakit diabetes 

Untuk diketahui, CERDIK singkatan dari cek kesehatan secara berkala, enyahkan asap rokok, rajin aktifitas fisik, diet sehat dengan kalori seimbang, istirahat cukup dan kelola stress.

Ketiga, mencukupi asupan vitamin neurotropik, yaitu B1, B6 dan B12, seperti Neurobion. Yoska menjelaskan bahwa orang diabetes rentan mengalami kekurangan vitamin B1, B6 dan B12 yang penting bagi kesehatan saraf.

Selain kerusakan saraf tepi seperti yang dijelaskan di atas, terapi metformin bagi penderita diabetes juga menghambat penyerapan vitamin B12.

Sebagai solusi, Yoska pun menyarankan untuk tetap mengikuti terapi metformin sambil mengonsumsi vitamin neurotropik untuk mensuplemen kekurangan vitamin B1, B6 dan B12.

Baca juga: Ini Jenis Diabetes yang Rentan Diderita Ibu Hamil

Menurunkan Resiko Diabetes

Bagi yang mempunyai keturunan diabetes atau memiliki anggota keluarga yang menderita diabetes, sebaiknya perlu berhati-hati. Pasalnya, hal tersebut dapat meningkatkan peluangmu terkena penyakit diabetes.

Ya, diabetes, khususnya diabetes melitus tipe 2, memiliki hubungan yang sangat erat dengan riwayat dan keturunan keluarga, dibandingkan dengan diabetes tipe 1.

Diperingati setiap 14 November, Hari Diabetes Dunia tahun ini diselenggarakan untuk meningkatkan kesadaran akan dampak diabetes pada keluarga dan melakukan dukungan bagi para anggota keluarga yang menderita diabetes.

Perhatikan, Jika Tanda Ini Muncul, Maka Anda Tinggal Selangkah Lagi Menderita Diabetes

Tema yang diangkat, yakni “Keluarga dan Diabetes”, dirasa tepat untuk meningkatkan peran keluarga dalam pengelolaan, perawatan, pencegahan, dan pendidikan diabetes.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa faktor genetik berperan penting dalam terjadinya penyakit diabetes tipe 2 pada seseorang.

Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko anak terkena diabetes lebih besar saat ibunya menderita diabetes.

Sedangkan, jika kedua orangtuanya menderita diabetes maka risikonya sebesar 50%. Dan apabila kamu mempunyai saudara kembar yang mengidap diabetes, risikonya dapat mencapai 75%.

Jika kamu mengidap diabetes tipe 2, risiko anak terkena diabetes akan muncul pada usia yang sama seperti saat kamu terdiagnosis penyakit tersebut.

Apabila kamu didiagnosis sebelum usia 50 tahun, anakmu memiliki peluang 1:7 mengalami diabetes tipe 2; sedangkan yang didiagnosis setelah berusia 50 tahun, anakmu memiliki peluang 1:13.

Bisakah keturunan diabetes dicegah?

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved