Breaking News:

Berita Kesehatan

Penderita Diabetes Harus Waspada Jika Sudah Muncul Kesemutan Hingga Rasa Kebas

Gejala neuropati alias gangguan saraf tepi menjadi komplikasi yang paling banyak dialami oleh para penderita diabetes ditandai kesemutan hingga kebas

Editor: Mona Kriesdinar
(SHUTTERSTOCK/Proxima Studio)
Ilustrasi tes kadar gula darah, penyakit diabetes 

Oleh karena itu, Mardi pun berpesan agar semua orang tidak menganggap remeh kesemutan dan pegal-pegal.

Bila terjadi terus-menerus, harus segera ditangani dengan baik, termasuk melakukan cek reflek Knee Pess Reflex (KPR) dan cek gula darah.

Dalam upaya mencegah terjadinya neuropati, dr Yoska Yasahardja selaku Medical & Technical Affairs Manager Consumer Health, P&G Health, menyarankan tiga hal.

Pertama, mengatasi penyebabnya, misalnya diabetes itu sendiri bila memang disebabkan oleh diabetes.

Kedua, menjalani pola hidup sehat sesuai CERDIK yang dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan.

Baca juga: Mengenal Hiperglikemia Diabetes : Gejala, Penyabab dan Cara Pencegahannya

Untuk diketahui, CERDIK singkatan dari cek kesehatan secara berkala, enyahkan asap rokok, rajin aktifitas fisik, diet sehat dengan kalori seimbang, istirahat cukup dan kelola stress.

Ketiga, mencukupi asupan vitamin neurotropik, yaitu B1, B6 dan B12, seperti Neurobion. Yoska menjelaskan bahwa orang diabetes rentan mengalami kekurangan vitamin B1, B6 dan B12 yang penting bagi kesehatan saraf.

Selain kerusakan saraf tepi seperti yang dijelaskan di atas, terapi metformin bagi penderita diabetes juga menghambat penyerapan vitamin B12.

Sebagai solusi, Yoska pun menyarankan untuk tetap mengikuti terapi metformin sambil mengonsumsi vitamin neurotropik untuk mensuplemen kekurangan vitamin B1, B6 dan B12.

Baca juga: Ini Jenis Diabetes yang Rentan Diderita Ibu Hamil

Menurunkan Resiko Diabetes

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved