Breaking News:

Pemkab Sleman Berikan Bantuan Sosial Tunai Pada Pekerja yang di-PHK

Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sleman salurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) untuk 57 orang pekerja yang ter-PHK.

Penulis: Santo Ari | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Sleman 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sleman salurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) untuk 57 orang pekerja yang ter-PHK.

Penerima bantuan ini adalah mereka yang mengalami PHK saat pandemi Covid-19.

Kepala Disnaker Kabupaten Sleman, Sutiasih menjelaskan bahwa dalam penyaluran bantuan ini pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Sleman.

Dan dari sana diusulkan sebanyak 131 calon penerima BST.

Jumlah tersebut juga berdasar dari usulan Pemerintah Desa ke Disnaker Sleman lengkap dengan persyaratan seperti KTP Sleman, KK, surat keterangan PHK dan sejenisnya.

Tidak semua mendapat bantuan, dan berdasarkan hasil verifikasi dan validasi calon penerima BST pekerja ter-PHK yang layak mendapat bantuan sebanyak 57 orang.

Baca juga: Kapolres Sleman: Pembuangan Bayi Adalah Tindak Pidana, Hukuman 5 Tahun Penjara

Baca juga: Modus Cari Kos, Pria Tak Dikenal Gondol Laptop Dan HP di Gondokusuman Yogyakarta

"Dari usulan 131 orang tersebut yang masuk NIK aktif sebanyak 108 orang. Dan dari hasil verifikasi ada keluarga PNS dan keluarga perangkat sebanyak lima orang dan yang sudah masuk penerima program lain sebanyak 46 orang, sehingga yang layak hanya 57 orang,” jelas Sutiasih, Selasa (27/11/2020).

Adapun BST sebesar Rp 200 ribu diberikan pada bulan September-Desember 2020 ini bertujuan untuk membantu meringankan beban pekerja yang diputus hubungan kerja oleh perusahaan akibat dampak Covid-19.

Dari data yang ia himpun, pekerja yang dirumahkan dan ter-PHK selama tanggap darurat selama 1 Maret hingga 31 Agustus 2020 sebanyak 1.084 orang dengan rincian dirumahkan 585 orang dan PHK 499 orang.

"Bagi yang belum menerima bisa mengusulkan melalui pemerintah desa dengan melampirkan persyaratan. Bantuan ini dihentikan jika penerima bantuan telah mendapatkan pekerjaan," ujarnya.

Baca juga: Jelang Libur Panjang, Dinpar Kulon Progo Dirikan Posko Terpadu di Destinasi Wisata

Baca juga: Sri Sultan HB X Resmikan Gedung Baru BPD DIY Syariah di Sinduadi Sleman 

Sebelumnya, Bupati Sleman, Sri Purnomo menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan ini adalah upaya saling mengisi dari bantuan lain yang berasal dari pemerintah pusat maupun daerah.

BST ini juga penyaringan terakhir bagi pekerja ter-PHK yang belum mendapatkan bantuan.

“Bantuan ini tidak boleh double dan saya berharap bantuan ini sedikit dapat meringankan perekonomian pekerja yang terkena PHK,” ujar Sri Purnomo.

Dalam kesemptan itu, ia juga berharap pekerja yang ter-PHK dampak Covid-19 bisa segera mendapatkan kembali pekerjaan maupun membuka usaha.

Ia juga menghimbau pekerja ter-PHK di Kabupaten Sleman yang belum menerima BST dan memenuhi syarat agar melaporkan melalui Pemerintah Desa untuk diusulkan pada Disnaker Kabupaten Sleman. (nto) 

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved