Serie A

INTER MILAN: Kemarahan Lautaro Martinez Setelah Ditarik Keluar Adalah Pertanda Baik

“Lautaro tidak bisa menjadi masalah, fakta bahwa dia marah adalah pertanda baik, karena dia memiliki semua keinginan di dunia untuk mencetak gol.

Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
MARCO BERTORELLO / AFP
Penyerang Inter Milan asal Argentina Lautaro Martinez duduk di bangku cadangan setelah pergantian pemain dalam pertandingan sepak bola Serie A Italia Genoa vs Inter Milan di Stadion Luigi-Ferraris di Genoa, pada 24 Oktober 2020. 

TRIBUNJOGJA.COM - Wartawan Italia Fabrizio Biasin membahas kemenangan 2-0 Inter Milan atas Genoa pada hari Sabtu dalam sebuah wawancara dengan penyiar Italia Sky Sports Italia, kemarin.

“Kemarin mereka tidak mengambil risiko apa pun, mereka mendominasi permainan. Babak pertama sedikit melelahkan dari segi ritme, di babak kedua terjadi perubahan dan gol untuk tim yang memiliki banyak pemain dan variabel bahkan ketika pemain absen.

“Barella masuk, dia pasti seperti Lukaku yang mencetak gol di setiap pertandingan,” katanya dikutip Tribunjogja.com dari Sempreinter.

Baca juga: Bioskop Kembali Beroperasi, Wawali Kota Yogya : Mereka Tidak Akan Main-main dengan Risiko

Baca juga: Update Covid-19 Kabupaten Magelang: 8 Kasus Baru dan 1 Kasus Meninggal Pada 26 Oktober 2020

Dia mengomentari penampilan buruk dan reaksi frustrasi dari striker Argentina Lautaro Martinez, yang memukul bangku tiga kali setelah diganti pada babak kedua.

“Lautaro tidak bisa menjadi masalah, fakta bahwa dia marah adalah pertanda baik, karena dia memiliki semua keinginan di dunia untuk mencetak gol.

Penyerang Inter Milan asal Argentina Lautaro Martinez bereaksi selama pertandingan sepak bola Serie A Italia Genoa vs Inter Milan di Stadion Luigi-Ferraris di Genoa, pada 24 Oktober 2020.
Penyerang Inter Milan asal Argentina Lautaro Martinez bereaksi selama pertandingan sepak bola Serie A Italia Genoa vs Inter Milan di Stadion Luigi-Ferraris di Genoa, pada 24 Oktober 2020. (MARCO BERTORELLO / AFP)

“Antonio Conte akan kecewa melihat pemain yang dikeluarkan dan tidak peduli. Mari berharap dia mencetak gol di Liga Champions."

Dia menyoroti bahwa penggemar dan jurnalis tidak dapat melihat bagian dalam skuad dan tidak boleh menganggap bek Italia Andrea Ranocchia tidak senang dengan waktu bermainnya yang rendah.

"Dari luar kami pikir selalu ada kemarahan, di tim kerja selalu ada dinamika yang tidak selalu dibahas."

Baca juga: Pemda DI Yogyakarta Kesulitan Tetapkan Upah Minimum 2021

Baca juga: Sempat Terabaikan, Kini Balai Pintar Pengkol Jadi Panutan Perpusdes di Gunungkidul

Akhirnya, Biasin berbicara tentang Nerazzurri secara keseluruhan dan posisi mereka saat ini dalam perburuan gelar.

"Mereka memiliki sistem paling lengkap di Serie A. Semua orang ingin tetap dalam posisi aman karena situasi saat ini."

“Tidak diketahui yang memberikan begitu banyak masalah bagi pelatih sakit tetapi Inter adalah tim yang paling lengkap dan tidak boleh bersembunyi karena sudah waktunya untuk meningkatkan kualitas mentalitas.

Pelatih Inter Milan Italia Antonio Conte memberi isyarat saat pertandingan sepak bola Serie A Italia Genoa vs Inter Milan di Stadion Luigi-Ferraris di Genoa, pada 24 Oktober 2020.
Pelatih Inter Milan Italia Antonio Conte memberi isyarat saat pertandingan sepak bola Serie A Italia Genoa vs Inter Milan di Stadion Luigi-Ferraris di Genoa, pada 24 Oktober 2020. (MARCO BERTORELLO / AFP)

Inter Milan saat ini berada di urutan ketiga dalam klasemen liga setelah lima pertandingan, dua poin di belakang rival dan pemimpin liga AC Milan, yang dapat memperpanjang memimpin di puncak dengan kemenangan atas Roma, dini hari nanti.

Baca juga: Pulang ke Makassar, Penggawa PSIM Yogyakarta Manfaatkan Libur Bersama Keluarga

Klub dan pelatih Inter Milan Antonio Conte sekarang melihat ke depan untuk pertandingan berikutnya, melawan tim Ukraina Shakhtar Donetsk di Liga Champions Rabu (28/10/2020) pukul 00.55 WIB.

Penjelasan Martinez

Lautaro Martinez sebelumnya mengklarifikasi alasan di balik kemarahannya dalam pertandingan melawan Genoa pada akhir pekan kepada rekan satu timnya, menurut Gazzetta dello Sport.

Baca juga: Gelar Operasi Zebra Progo 2020, Berikut Hal-hal yang Jadi Perhatian Polda DIY

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved