PSS Sleman

Ifan Nanda Eks PSS Sleman Ingin Bawa Persiku Kudus Curi Poin di Maguwoharjo

Pemain Persiku Kudus, Ifan Nanda Pratama, menegaskan bahwa seluruh pemain memiliki tekad kuat untuk tampil maksimal.

Tayang:
Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Yoseph Hary W
Istimewa/Dok. PSS Sleman
Pemain Persiku Kudus, Ifan Nanda Pratama. 
Ringkasan Berita:
  • Persiku Kudus bertekad membalas kekalahan sebelumnya dan memutus tren tanpa poin melawan PSS Sleman.
  • Pemain dan pelatih menegaskan setiap laga dianggap final, dengan target utama mencuri poin di Maguwoharjo.
  • Motivasi besar datang dari catatan buruk lawan Sleman, meski peluang kedua tim dinilai seimbang.
 

 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Persiku Kudus membawa misi khusus saat melawat ke markas PSS Sleman pada pekan ke-25 Pegadaian Championship 2025/2026.

Laskar Macan Muria bertekad membalas kekalahan di pertemuan sebelumnya sekaligus memutus tren tanpa poin dari tim asal Sleman itu.

Pertandingan kedua tim dijadwalkan berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Senin (20/4/2026) pukul 19.00 WIB.

Buru poin krusial

Laga ini diprediksi berjalan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penting di fase krusial kompetisi.

Pemain Persiku Kudus, Ifan Nanda Pratama, menegaskan bahwa seluruh pemain memiliki tekad kuat untuk tampil maksimal.

Mantan pemain PSS Sleman itu menyebut setiap laga kini dianggap sebagai partai final.

“Persiapan kami sama seperti yang disampaikan Coach Bambang. Semua pertandingan kami anggap final. Jadi besok kami akan bermain maksimal. Soal hasil, kita serahkan kepada Yang Di Atas,” ujar Ifan saat jumpa pers, Minggu (19/4/2026) petang.

Target curi poin

Hal senada disampaikan Pelatih Persiku Kudus, Bambang Pujo Sumantri. Ia memastikan timnya sudah siap menghadapi PSS Sleman dan datang dengan target mencuri poin.

“Persiapan kita sudah siap untuk menghadapi PSS Sleman besok malam. Kami sepakat bahwa di leg ketiga ini setiap pertandingan adalah final. Kami datang dengan keinginan untuk ambil poin,” katanya.

Bambang juga mengakui, hasil positif dalam beberapa laga terakhir menjadi modal berharga bagi timnya. Namun, ia menegaskan motivasi utama justru datang dari catatan buruk saat menghadapi PSS Sleman.

“Motivasi pasti selalu ada di setiap pertandingan. Apalagi melawan Sleman, kami dua kali belum pernah ambil poin. Ini jadi dorongan besar bagi kami untuk bisa meraih hasil di laga besok,” jelasnya.

Meski begitu, Bambang menilai peluang kedua tim cukup berimbang.

“Kita juga banyak berubah. Kalau peluang, menurut saya 50-50 dengan Sleman di leg ketiga ini,” tandasnya.

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved