Breaking News:

Gunungkidul

Pemkab Gunungkidul Deklarasikan Gerakan Penurunan Stunting

Deklarasi ini sebagai wujud komitmen dari Pemkab Gunungkidul dalam upaya menurunkan angka kasus Stunting.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Bupati Gunungkidul Badingah usai menandatangani Deklarasi Gerakan Penurunan Stunting pada Jumat (16/10/2020) di Bangsal Sewokoprojo, Wonosari. 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul melalui Dinas Kesehatan mendeklarasikan Gerakan Penurunan Stunting pada Jumat (16/10/2020).

Acara deklarasi bertempat di Bangsal Sewokoprojo, Wonosari.

Acara deklarasi ini pun dihadiri langsung oleh Bupati Gunungkidul Badingah.

Selain beliau, tampak hadir pula sejumlah pejabat terkait seperti Kepala Dinkes Gunungkidul Dewi Irawaty dan Direktur RSUD Wonosari dr. Heru Sulistyowati.

Baca juga: Mengenal Stunting dan Cara Pencegahannya

Dewi menjelaskan deklarasi ini sebagai wujud komitmen dari Pemkab Gunungkidul dalam upaya menurunkan angka kasus Stunting.

"Penggalangan komitmen tidak hanya di tingkat kabupaten, tapi hingga ke seluruh kapanewon dan kalurahan," kata Dewi dalam sambutannya.

Selain menekankan komitmen, deklarasi ini dijadikan media untuk mengenalkan dan memberi pemahaman pada masyarakat mengenai stunting dan dampaknya.

Termasuk meningkatkan kesadaran pentingnya pola hidup sehat.

Dewi mengatakan Stunting masih jadi masalah di Gunungkidul.

Baca juga: Ternyata, Stunting Tak Sama dengan Kerdil

Terbukti berdasarkan data pada 2019, kasus Stunting di wilayah ini masih di kisaran 17,94 persen.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved