Pendidikan

ISI Yogyakarta Gelar Wisuda Secara Luring dan Daring

Pada semester genap tahun akademik 2019 - 2020, ISI Yogyakarta menggelar prosesi wisuda dalam dua skema, yaitu luring dan daring.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
Tribunjogja/ Ahmad Syarifudin
ISIYogyakarta menggelar prosesi wisuda secara daring dan Luring di semester genap tahun akademik 2019-2020 di concert hall, kampus setempat, Senin (12/10/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Tatanan adaptasi Kebiasaan baru mendorong banyak elemen untuk melakukan inovasi. Beradaptasi dengan pandemi Coronavirus Disease 2019 atau (Covid-19).

Termasuk dalam perayaan wisuda. Pada semester genap tahun akademik 2019 - 2020, Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta menggelar prosesi wisuda dalam dua skema, yaitu luring dan daring.

Rektor ISI Yogyakarta, Prof Agus Burhan, saat memimpin sidang senat terbuka terbatas di concert hall, kampus setempat, Senin (12/10/2020), mengatakan, pada semester genap 2019 - 2020, ISI Yogyakarta meluluskan 569 wisudawan dan wisudawati.

Terdiri dari 60 program D1, 23 program D3, 12 program D4, 420 program S1 dan 54 program strata 2.

Baca juga: Kepala Disdikpora Bantul: Konsultasi Pelajaran Secara Tatap Muka Menerapkan Protokol Kesehatan Ketat

Baca juga: UPNVY Mendukung Imbauan agar Mahasiswa Tidak Turut Serta Kegiatan Demonstrasi

Berbeda dibanding tahun sebelumnya, pelaksanaan Wisuda kali ini dilakukan secara Luring dan virtual atau daring. Untuk yang virtual, pelaksanaan dilakukan dirumah.

"Wisudawan akan didampingi keluarga masing-masing untuk dipindah kuncirnya, dan dikalung samir serta diberikan ijazah," katanya.

Sementara, wisuda luar jaringan, pelaksananya tanpa dihadiri oleh keluarga. Jumlah peserta dibatasi maksimal 70 peserta dan dibagi dalam dua tahap pagi dan siang.

Baca juga: Kepala LLDIKTI Wilayah V Tanggapi Imbauan Mahasiswa Tidak Turut Serta Aksi Demonstrasi

Baca juga: BPBD Bantul: Waspadai Potensi Ancaman La Nina

Wisuda luring terbatas rencananya akan dilaksanakan selama 4 hari. Mulai tanggal 12 - 15 Oktober 2020.

Pelaksanannya dengan mengedepankan protokol kesehatan secara ketat.

Di antaranya, wajib memakai alat pelindung diri dan menjaga jarak. Selain itu wisudawan dan wisudawati juga diharuskan melakukan Rapid tes.

"Kegiatan wisuda sudah mendapatkan ijin rekomendasi dari Gugus Tugas percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Bantul," terang Prof Agus. Kegiatan wisuda berjalan lancar meksipun dilaksanakan secara terbatas.(Rif)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved