Tips Menurunkan Tekanan Darah Tinggi Tanpa Obat Dokter
Mengatasi tekanan darah tinggi tak selalu harus menggunakan obat dokter. Gaya hidup pun turun memegang peranan penting dalam mengontrol tekanan darah
Tribunjogja.com -Tekanan darah normal berada di kisaran 90/60 mmHg hingga 120/80Hg. Tekanan darah tinggi atau Hipertensi merupakan pemicu penyakit kronis, seperti serangan jantung dan stroke.
Tanpa penanganan yang tepat, tekanan darah tinggi bisa memicu kematian.
Seseorang dianggap memiliki tekanan darah tinggi apabila tekanan darahnya berada di atas 140/90 mmHg.

Menurut data Mayo Clinic, mengatasi tekanan darah tinggi tak selalu harus menggunakan obat dokter. Gaya hidup pun turun memegang peranan penting dalam mengontrol tekanan darah.
Dengan kata lain, kita bisa mengontrol tekanan darah dengan mengubah gaya hidup kita. Berikut tips mengatasi tekanan darah tinggi tanpa obat:
1. Rutin olahraga
Aktivitas fisik teratur terbukti membantu menurunkan tekanan darah sekitar 5 hingga 8 mm/Hg. Dengan konsisten berolahraga, tekanan darah bisa kembali normal. Untuk mendapatkan manfaat tersebut, kita hanya perlu berolahraga selama 150 menit per minggu atau sekitar 30 menit setiap hari.
Kita bisa melakukan olahraga aerobik, seperti jalan kaki, joging, bersepeda, atau berenang.
Kita juga bisa melakukan latihan kekyatan dan intensitas tinggi dengan melibatkan jeda waktu istirahat untuk pemulihan otot.
Namun, ada baiknya kita berkonsultasi ke dokter sebelum menerapkan jenis olahraga tertentu untuk menghindari komplikasi atau cedera.
2. Terapkan pola makan sehat

Mengonsumsi makanan kaya biji-bijian, buah, sayuran, dan produk susu rendah lemak juga membantu menurunkan tekanan darah hingga 11mm/Hg.
• Jenis-jenis Makanan Pemicu Asam Urat yang Harus Dihindari
Man

faat yang sama juga bisa kita dapatkan dnegan menghindari makanan tinggi kolesterol dan lemak jenuh. Memang tidak mudah melakukannya.
Namun, kita bisa menyiasatinya dengan membuat catatan harian mengenai apa saja yang kita konsumsi. Cara ini akan membantu kita untuk mengontrol asupan makanan yang masuk ke tubuh.