Misteri Hilangnya Virus Mematikan yang Pernah Ada di Dunia, Mulai Cacar Zaman Viking hingga SARS

Virus Corona baru, SARS-CoV-2 yang masih memiliki kerabat dengan SARS yang mewabah pada 2003 lalu, kini menjadi ancaman baru bagi dunia.

Editor: Rina Eviana
UNIVERSITY OF CAMBRIDGE/Thames Valley Archaeological Services
Kerangka bangsa Viking di sebuah pemakaman massal. Peneliti ungkap asal-usul penyakit cacar, dari pemeriksaan DNA pada tulang dan gigi ditemukan virus cacar kuno. 

Namun, hal ini tidak dapat dikatan sama pada COVID-19, yang memang diperkirakan berasal dari kelelawar.

"Dengan Covid-19, reservoarnya sekarang adalah kita (manusia)," imbuh Perlman.

Faktanya, SARS-CoV-2 telah menjadi virus yang begitu khas manusia, sehingga para ilmuwan bertanya-tanya apakah virus ini malah akan menular dari manusia ke satwa liar dan ini akan membuatnya menjadi lebih sulit dibasmi. Dugaan ini membawa kita ke skenario lain yang mungkin, yakni virus yang terus menerus ada pada manusia.

Meskipun mereka bisa jadi ada bersama spesies kita selamanya, ternyata garis keturunan virus individu menghilang secara teratur. Ian Lipkin, seorang ahli epidemiologi di Universitas Columbia, New York mengungkapkan istilah 'punah' pada virus yang menghilang menurutnya mungkin terkesan menyesatkan.

"Virus dapat hadir di banyak lokasi. Sangat tidak mungkin untuk memastikan apakah virus telah punah," kata dia.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Misteri Menghilangnya Virus Mematikan dari Cacar Zaman Viking sampai SARS"

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved