Kesehatan

Sariawan Berulang dan Cara Pengobatannya

Perbedaan sariawan berulang atau RSA dengan sariawan biasa adalah intensitas kemunculannya yang lebih sering.

Editor: Ari Nugroho
healthline.com
ilustrasi sariawan 

Meninggalkan bekas luka atau jaringan parut.

Aftosa herpetiformis

Terjadi pada sekitar 5 persen kasus sering sariawan

Muncul berupa kluster, yakni kumpulan sariawan kecil berukuran 1-3 mm

Jumlah dalam kluster bisa mencapai lebih dari 100 sariawan kecil

Kumpulan kluster ulkus tersebut bisa membentuk sariawan besar yang sangat menyakitkan

Dapat bertahan hingga 2 minggu

Cenderung terjadi pada wanita

Biasanya terjadi pada usia lebih tua jika dibandingkan jenis penyakit sering sariawan lainnya.

Pengobatan sering sariawan

Sebelum menentukan perawatan bagi pasien RSA atau sering sariawan, perlu dilakukan pemeriksaan hitung darah lengkap, serum autoantibodi, hematinik, dan kadar homosistein.

Pemberian obat kumur klorheksidin, kortikosteroid topikal dan sistemik adalah pilihan utama dalam pengobatannya.

Jika memungkinkan, obat kumur klorheksidin glukonat dan kortikosteroid topikal harus digunakan selama masa prodromal (munculnya gejala sebelum sariawan).

Apabila kortikosteroid topikal tidak efektif, prednison mungkin diperlukan selama maksimal 5 hari.

Sering sariawan terus-menerus atau sangat parah mungkin memerlukan penggunaan kortikosteroid sistemik, pentoxifylline, thalidomide, azathioprine, atau imunosupresan lain dalam jangka panjang.

Suntikan intralesi dengan menggunakan betametason, deksametason, atau triamsinolon juga bisa menjadi pilihan.

Selain itu, pemberian suplemen B1, B2, B6, B12, folat, atau zat besi bisa membantu mengurangi gejala dan frekuensi sariawan pada beberapa pasien.

Obat-obatan di atas sebagian besar merupakan obat keras yang membutuhkan resep dokter.

Diskusikan penggunaan berbagai obat-obatan untuk mengatasi sariawan berulang dengan dokter mulut terlebih dahulu sebelum mulai menggunakannya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Penyebab Sering Sariawan dan Cara Mengobatinya"

Editor : Wisnubrata

Sumber: Kompas.com
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved