Kesehatan
Sariawan Berulang dan Cara Pengobatannya
Perbedaan sariawan berulang atau RSA dengan sariawan biasa adalah intensitas kemunculannya yang lebih sering.
Gejala sering sariawan
Penyakit sering sariawan umumnya dimulai sejak masa kanak-kanak.
Sekitar 80 persen penderita penyakit ini diperkirakan berusia kurang dari 30 tahun.
Namun, seiring bertambahnya usia, frekuensi dan tingkat keparahannya dapat menurun.
Gejala-gejala umum sering sariawan mencakup beberapa hal berikut:
Sariawan terjadi 2-4 kali dalam setahun. Namun, penyakit sariawan juga bisa terjadi terus menerus, misalnya saat satu sariawan sembuh, sariawan baru akan terbentuk
Munculnya gejala sebelum sariawan (prodromal) berupa rasa nyeri atau terbakar pada area mulut yang terdampak selama 1-2 hari sebelum munculnya luka sariawan
Rasa nyeri parah, tetapi tidak terkait dengan ukuran ulkus
Berlangsung selama 4-7 hari.
Ada kalanya sering sariawan juga merupakan gejala penyakit lain, seperti radang usus, penyakit celiac, kekurangan nutrisi, faringitis, infeksi HIV, dan sebagainya.
Penyakit ini juga dapat menyerupai herpes simpleks oral primer, tetapi biasanya terjadi pada anak-anak yang lebih kecil.
Apabila sariawan disebabkan oleh penyakit lain, biasanya kondisi ini akan diikuti dengan gejala-gejala khusus penyakit yang jadi penyebabnya.
Untuk dapat membedakan penyakit sariawan dari penyakit lainnya, dokter akan melakukan sejumlah pemeriksaan.
• Sistem Kekebalan Tubuh Juga Bisa Mengalami Penuaan, Ini Cara Mengatasinya
Jenis ulkus pada penyakit sering sariawan
Saat seseorang sering sariawan, ada tiga jenis ulkus atau luka yang dapat muncul pada jaringan mulut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kerap-disepelekan-mulut-yang-tidak-sehat-rentan-terkena-4-penyakit-ini_20181019_121517.jpg)