Pendidikan

Siswa SMKN 2 Yogyakarta Kembali ke Sekolah, Begini Respon Sekda DIY

Sekda DIY buka suara mengenai aktivitas pembelajaran tatap muka yang sudah dilakukan di SMKN 2 Yogyakarta, dalam hal ini untuk keperluan praktikum.

Tayang:
Penulis: Kurniatul Hidayah | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji buka suara mengenai aktivitas pembelajaran tatap muka yang sudah dilakukan di SMKN 2 Yogyakarta, dalam hal ini untuk keperluan praktikum.

"Praktik terbatas (untuk SMK), silahkan saja. Tetapi apa muatannya? Sudah ada SMK yang praktik (tatap muka) karena tidak mungkin praktik semuanya virtual," ucap Aji, di ruang kerjanya, Rabu (23/9/2020).

Aji menambahkan, sementara ini belum ada kebijakan dari Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X yang mengizinkan jenjang SMA/SMK untuk pembelajaran kembali normal seperti sedia kala.

Disetujui 84 Persen Orang Tua, SMKN 2 Yogyakarta Akan Mulai Pembelajaran Tatap Muka Praktik Terbatas

Semuanya masih diminta mengikuti pembelajaran dari rumah.

Pihaknya pun berkomitmen untuk meningkatkan proses pembelajaran daring agar pelajar lebih bisa memahami materi.

"Kendala masih baru diperbaiki jaringan ke beberapa lokasi. Ada sekitar 40 sekolah yang terkendala jaringan masih proses pemasangan fiber optik," tuturnya.

Ia menambahkan, bahwa situasi saat ini yang terpenting adalah bagaimana sektor kesehatan dan ekonomi bisa berjalan seimbang.

SMKN 2 Yogyakarta Mulai Pembelajaran Tatap Muka Praktik

"Kalau ekonomi kemudian menimbulkan kesehatan memburuk, ya kita harus pikirkan supaya tidak kemudian muncul klaster baru," imbaunya.

Aji menuturkan, bahwa mengembalikan kondisi seperti Maret ketika kasus awal Covid-19 terdeteksi di DIY, bukan perkara mudah.

Saat ini, baik mobilitas warga DIY maupun dari luar DIY sudah cukup tinggi.

"Maret kita bisa bikin check poin di Wates dan Prambanan. Sekarang bikin check point di sana ngapain gitu kan. Saya kira pemikiran itu untuk istilah beliau menarik rem darurat. Itu saya kira jadi bahan pertimbangan kami di gugus tugas," pungkas Aji. (TRIBUNJOGJA.COM)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved