Kota Yogyakarta

Dorong Pemulihan Ekonomi, TPAKD Kota Yogyakarta Dikukuhkan

kehadiran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) diharapkan mampu memberikan sebuah warna tersendiri dalam upaya mendorong, sekaligus mensinergi

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Azka Ramadhan
Pengukuhan TPAKD Kota Yogyakarta oleh Wali Kota Haryadi Suyuti, di Graha Pandawa, Komplek Balaikota, Rabu (16/9/2020) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Akses keuangan dewasa ini menjadi salah satu kerangka pembangunan ekonomi nasional, sebagaimana yang telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

Namun, rencana itu perlu diperkuat dengan upaya perluasan akses keuangan.

Maka dari itu, kehadiran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) diharapkan mampu memberikan sebuah warna tersendiri dalam upaya mendorong, sekaligus mensinergikan program perluasan akses keuangan ini, dengan seluruh pemangku kepentingan terkait yang ada di daerah.

Pengukuhan TPAKD Kota Yogyakarta oleh Wali Kota Haryadi Suyuti, di Graha Pandawa, Komplek Balaikota setempat, Rabu (16/9/2020) menjadi salah satu langkahbl nyata dalam merealisasikan hal tersebut.

Sebagai catatan, pengukuhan ini dilangsungkan dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat.

Pemkot Yogya Jadikan Rusunawa Bener Shelter OTG Covid-19

Dalam kesempatan itu, Kepala OJK DIY, Parjiman dan Deputi Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY, Miyono, hadir secara langsung. Sementara Deputi Komisioner Edukasi dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan, Sarjito, hadir secara virtual untuk memberikan sambutan.

"Sampai dengan saat ini, di DIY telah terbentuk enam TPAKD,  yakni meliputi TPAKD DIY, Kulonprogo, Gunungkidul,  Bantul,  Sleman, lalu hari ini dilaksanakan pengukuhan untuk TPAKD Kota Yogyakarta," ungkap Parjiman.

TPAKD Kota Yogyakarta pun diharapkan bisa memberikan outcomes bagi masyarakat dan mendukung pencapaian visi dan misi pemerintah daerah.

Khususnya, dalam hal pengembangan potensi unggulan dan sektor pembangunan prioritas di daerah, yang telah disesuaikan dengan local content.

Beberapa program kerja tersebut antara lain :

1. Program Kerja Inklusi Keuangan segmen pelajar yang disebut One Student One Account (OSOA) Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR). Program inklusi keuangan ini menggunakan produk tabungan SimPel/SimPel IB serta Tabungan Anak lainnya yang merupakan produk bank.

Dewan Minta Pemkot Yogya Perluas Penyelenggaraan Tes Cepat Covid-19

2. Penyaluran Dana Pemerintah, yang meliputi penyaluran Program Indonesia Pintar dari APBN kepada pelajar, dengan difasilitasi pembukaan rekening SimPel yang bekerjasama dengan Bank BRI dan Bank BPD DIY.

3. Program kerja digitalisasi yang mencakup kemudahan akses pembayaran pajak, maupun retribusi bagi masyarakat. Program ini, mendorong masyarakat, termasuk UMKM untuk memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dalam rangka memudahkan aktivitas bisnisnya.

4. Program pengembangan kewirausahaan dan keunggulan kompetitif usaha kecil menengah secara berkelanjutan yang antara lain meliputi kegiatan sosialisasi akses keuangan pada wirausahawan. Program ini, sudah dimanfaatkan sekira 150 wirausahawan di Yogyakarta.

Dalam laporannya Parjiman mengatakan, deretan program TPAKD ini dapat mendukung akselerasi perekonomian yang sekarang tengah lesu akibat pandemi Covid-19.

DIY Dikepung Provinsi Episentrum Covid-19

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved