Breaking News:

Jawa

Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pilkada Kota Magelang 2020 Ditetapkan 93.648 Pemilih

Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Magelang Tahun 2020 ditetapkan sebanyak 93.648 pemilih, Senin (14/9/2020).

Dok KPU Kota Magelang
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Magelang, Basmar Perianto, menetapkan dan menyerahkan DPS, Senin (14/9/2020) dalam Rapat Pleno Terbuka Penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) pada Pemilihan Walikota dan Wakil Wali Kota Magelang Tahun 2020 di Kantor KPU Kota Magelang 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Magelang Tahun 2020 ditetapkan sebanyak 93.648 pemilih, Senin (14/9/2020).

DPS sebanyak 93.648 pemilih terdiri dari pemilih laki-laki sebanyak 44.909 dan pemilih Perempuan 48.739 yang tersebar di tiga kecamatan, 17 kelurahan dan 233 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Magelang, Basmar Perianto, mengatakan, DPS ini adalah hasil dari pemutakhiran daftar pemilih yang telah dilaksanakan sebelumnya. 

DPS diumumkan dari tanggal 19-26 September 2020 mendatang. Daftar pemilih ditempel di papan-papan pengumuman di tiap-tiap TPS, wilayah RT/RW, agar dapat dicermati oleh masyarakat.

Berkas Kedua Bapaslon Masih Perlu Perbaikan, Hasil Penelitian KPU Kota Magelang

"Ini adalah daftar hasil pemutakhiran kemarin, kita tetapkan sebagai daftar pemilih sementara (DPS). Setelah ini, kita turunkan ke PPS untuk ditempel di TPS-TPS. Di mana ada papan pengumuman RT/RW agar dapat dicermati oleh masyarakat," kata Basmar, Senin (14/9/2020).

Setelah itu, DPS akan melalui proses uji publik. KPU akan mengundang tokoh masyarakat di wilayah kelurahan sesuai TPS untuk memberikan masukan jikalau ada warga yang memiliki hak pilih tapi belum terdaftar, warga meninggal masuk daftar pemilih, dan lainnya.

"DPS ini nanti akan kami uji publik. Kami undang tokoh masyarakat di wilayah kelurahan sesuai TPS untuk memberikan masukan. Apakah ada warga yang belum terdaftar dalam daftar pemilih itu, mungkin yang sudah meninggal masih terdaftar di situ. Itu akan kami uji publik. Setelah itu, akan kami mutakhirkan menjadi DPSHP. Rekap lagi di tingkat kelurahan, DPS, nanti di tingkat kecamatan, ke tingkat kota, kita tetapkan menjadi DPT," kata Basmar.

Basmar pun mengimbau kepada warga yang memiliki hak pilih tetapi belum terdaftar bisa ditindaklanjuti dengan melaporkan kepada PPS atau KPU Kota Magelang.

"Agar apabila yang sudah punya hak pilih tapi belum terdaftar bisa ditindaklanjuti melaporkan ke PPS," tuturnya.

Bapaslon dari Kota Magelang Jalani Pemeriksaan Kesehatan, Fisik sampai Psikologis Calon Diperiksa

DPS sendiri ditetapkan pada Senin (14/9/2020) tadi dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP) Dan Penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) pada Pemilihan Walikota dan Wakil Wali Kota Magelang Tahun 2020. 

Rapat pleno dihadiri oleh PPK Se-Kota Magelang, yang diwakili oleh Ketua dan Anggota yang membidangi, Badan Pengawas Pemilu, Perwakilan Partai Politik, Kepolisian Resor Magelang Kota, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, serta Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Magelang.

KPU Kota Magelang menetapkan Tahapan selanjutnya adalah Pengumuman DPS dimulai pada tanggal 19 – 26 September 2020, yang pengumumannya akan ditempelkan di kantor Kelurahan dan tempat strategis/balai RW.

Selain itu secara online dapat diakses di lindungihakpilihmu.kpu.go. id. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Rendika Ferri K
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved